Piala Presiden Esports 2019: Ngobrol Bareng Maungzy “Alter Ego”

Reading time:
March 29, 2019
Maungzy

Didukung oleh pemerintah melalui 4 kementrian, Piala Presiden Esports 2019 akhirnya resmi diselenggarakan di Indonesia. Ajang Esports pertama yang didukung oleh pemerintah ini mempertandingkan game Mobile Legends yang diikuti dengan total 3572 tim yang terbagi dari 8 kota besar, Palembang, Bali, Bekasi, Makassar, Solo, Surabaya, Manado dan Pontianak. Saat ini, Piala Presiden Esports 2019 sudah memasuki babak kualifikasi. Rencananya, 8 tim Esports yang lolos babak kualifikasi nasional akan berhak bertanding dengan 8 tim Esports pemenang regional di pertandingan final Piala Presiden Esports 2019 yang akan diselenggarakan pada 30 – 31 Maret 2019, di Istora Senayan, Jakarta.

Sebelum babak final resmi dimulai, tim kami dari JagatPlay berkesempatan mewawancarai salah satu tim atlit Esports yang turut berkompetisi di ajang tersebut yaitu Maungzy. Tergabung dalam tim Alter Ego, Maungzy yang memiliki nama lengkap Ahmad Abdurrahman merupakan atlit Esports yang didapuk sebagai Duta Piala Presiden Esports 2019. Berasal dari kota Pontianak, Maungzy memiliki prestasi yang cukup membanggakan di dunia Esports dan mampu tampil di skema profesional. Kami pun penasaran ingin mengulik lebih dalam soal pandangannya terhadap ajang Piala Presiden Esports 2019 yang diikutinya ini. Dan berikut adalah hasil wawancara kami dengan Maungzy.

Alter Ego 1
Kami sempat berbincang dengan Maungzy soal Piala Presiden Esports 2019.

Rutinitas apa yang membedakan gamer Pro dan Amatir?

Menurut saya, untuk gamer pro itu lebih disiplin. Dalam artian setiap latihannya sudah terjadwal setiap harinya. Biasanya, untuk gamer pro itu akan melakukan latihan sehari selama 8 jam dan sudah diatur oleh managernya. Sedangkan untuk game amatir, itu biasanya bermain game sesuka hatinya.

Akan ada banyak anak muda yang terinspirasi menjadi atlit Esports di masa depan. Menurut Anda, bagaimana cara membedakan antara yang serius dan yang tidak?

Jika seseorang sudah berniat ingin serius menjadi atlit Esports, biasanya mereka akan tekun berlatih untuk memainkan salah satu game Esports, serta pandai mengatur waktunya, berapa jam dia berlatih dalam sehari. Sedangkan yang tidak serius, biasanya mereka bermain game hanya sekadar mengisi waktu luang sambil kumpul bareng temen.

Piala Presiden Esports 2019 merupakan langkah awal untuk pengakuan dari pemerintah. Sebagai atlit Esports, sebenarnya apa yang Anda butuhkan dari pemerintah Indonesia?

Karena saya berasal dari luar pulau Jawa, saya berharap agar pemerintah nantinya bisa mendukung dalam bentuk ajang Esports di beberapa kota dan daerah lainnya. Karena saya yakin pasti ada bakat-bakat lainnya yang belum tergali dari kota dan daerah lainnya.

Apakah menurut Anda pekerjaan sebagai atlit Esports itu sesuatu yang menjanjikan di Indonesia, atau masih terhitung sesuatu yang belum stabil?

Jika memang sudah berhasil menjadi atlit Esports, saya rasa profesi tersebut bisa dibilang cukup menjanjikan

Bedanya scene Esports “Swasta” dengan Piala Presiden Esports 2019 milik pemerintah ini?

Untuk scene Esports yang digelar Swasta mungkin belum terjamin. Sedangkan Piala Presiden Esports 2019 yang sudah didukung pemerintah lewat 4 kementriannya, ajang Esports ini tentunya sudah terjamin.

Apa harapan Anda untuk Piala Presiden Esports 2019 sebagai sebuah event Esports? Apakah ada cara penyelenggaraan yang menurut Anda pantas untuk dipuji atau dikritik?

Harapan saya untuk event Esports kedepannya yang digelar oleh pemerintah kalau bisa tidak hanya menggelar pertandingan satu game saja. Saat ini kan bukan hanya Mobile Legends saja yang tenar di Indonesia, namun ada AOV dan PUBG Mobile. Sedangkan penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2019 ini saya rasa sudah cukup baik.

Salah satu kelemahan game mobile adalah ia sangat bergantung pada popularitas dan jarang bertahan untuk waktu yang lama. Apakah Anda punya kekhawatiran kalau suatu saat Mobile Legends sudah tidak populer lagi?

Seandainya Mobile Legends nantinya sudah tidak populer lagi, ada dua strategi yang sudah saya siapkan. Pertama, tentunya saya akan beralih ke game mobile kompetitif lainnya yang lebih populer. Kedua, mungkin saya akan bekerja dengan membuka usaha.

Strategi apa yang Anda pakai untuk mempersiapkan diri untuk Piala Presiden Esports 2019?

Strategi pertama yang mungkin akan saya lakukan adalah memantau dulu siap saja lawan-lawan yang akan dihadapi. Karena kan jika kita ngga tahu siapa saja lawan yang akan kita hadapi. Setelah itu kita akan mempersiapkan diri dengan berlatih.

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…