Preview Dead or Alive 6: Berjuang untuk Seksi!

Reading time:
March 4, 2019
dead or alive 6 jagatplay part 1 1

Tidak lagi mengusung sensualitas, itulah “janji gila” yang disampaikan oleh Koei Tecmo dan Team Ninja ketika mereka pertama kali memperkenalkan Dead or Alive 6. Mereka bahkan memberikan komentar dan wawancara resmi dengan situs gaming raksasa sekelas IGN untuk memberikan alasan di balik keputusan yang terhitung ekstrim tersebut. Mimpi membangun scene esports dan keinginan untuk dilihat sebagai game fighting kompetitif yang serius menjadi fokus diskusi. Namun langkah ini justru mendapatkan tanggapan super negatif dari basis fans yang memang lebih menginginkan Dead or Alive bertahan di kondisinya saat ini. Angka pre-order yang rendah dan kritik ini lah yang sepertinya membuat Koei Tecmo dan Team Ninja “mengembalikan” cita rasa Dead or Alive yang sebenarnya ke seri keenam yang saat ini sudah tersedia di pasaran. Namun ada hal yang cukup kontroversial di sini.

Kesan Pertama

Menggunakan basis engine yang namanya belum mereka umumkan kepada publik, kualitas visualisasi Dead or Alive 6 memang memanjakan mata, terutama untuk karakter wanita yang ia usung. Terlihat seperti boneka dengan cita rasa anime yang kental, daya tarik dari seri Dead or Alive sebelumnya sepertinya tetap bertahan di sini. Namun bukan berarti mereka tidak menawarkan sesuatu yang baru. Selain sistem kehancuran dan perpindahan level yang kembali, serangan yang fatal kini juga bisa menumbuhkan luka dan memar untuk tubuh lawan di luar kehancuran kostum yang minimal. Melihat karakter-karakter ini merayakan kemenangan ataupun menyesali kekalahan mereka dengan tubuh dan wajah yang lebam setidaknya meninggalkan kesan yang lebih mendalam bahwa pertarungan yang ia jalani sebelumnya, memang brutal.

Secara mekanik, lewat beragam fitur dan animasi serangan baru yang ia suntikkan, Dead or Alive 6 adalah sebuah game fighting yang solid. Seperti seri sebelumnya, timing untuk melakukan serangan lanjutan setelah serangan pertama masuk selalu menjadi bagian paling krusial, di luar sekedar mempelajari serangan kombinasi setiap karakter yang tentu saja punya peran dan spesialisasi mereka masing-masing. Penguasaan di tingkat lebih tinggi adalah mempelajari sistem Hold untuk memprediksi arah serangan lawan dan kemudian membaliknya menjadi serangan counter dengan damage besar. Dengan menggunakan Bar Power yang ada, Anda juga bisa mengeksekusi Break Hold – jenis Hold yang bisa menetralisir semua jenis serangan kombinasi lawan dan tentu saja Break Blow – jenis serangan pemungkas yang punya damage besar dengan animasi keren.

Maka seperti yang sudah mengemuka sejak beberapa minggu terakhir, sensualitas tetaplah jadi bagian tidak terpisahkan dari Dead or Alive 6. Anda masih bisa menemukan begitu banyak desain kostum terbuka yang membuat tubuh karakter wanitanya “bersinar” dengan gerakan physics dada yang berlebihan. Namun Team Ninja dan Koei Tecmo tidak lagi membuat segala sesuatunya bisa Anda akses dengan mudah. Menjadikan setiap kostum seksi ini sebagai “motivasi” bagi Anda untuk terus memainkan Dead or Alive 6, semua kostum menggoda ini dikunci di balik mekanik yang secara mengejutkan, butuh proses grinding. Sebelum Anda bisa membelinya dengan uang in-game, Anda harus membuka setiap costume ini dengan mendapatkan sebuah resource bernama Costume Pattern. Costume Pattern yang bisa didapatkan dari mode Quest ataupun Online ini bersifat acak, hingga Anda tidak punya kuasa untuk menentukan costume mana yang akan Anda buka terlebih dahulu. Tertarik dengan kostum terbuka Honoka? Mulai lah berdoa pada dewa RNG.

Quest Mode – salah satu mode baru yang ditawarkan oleh Dead or Alive 6 juga menawarkan sisi pertarungan yang ternyata lebih seru dari yang kami antisipasi. Selain mode efektif untuk membuka Costume Pattern atas nama pakaian seksi untuk para karakter yang ada, format pertarungannya yang melebur konsep Arcade + Tutorial di satu ruang yang sama membuat setiap pertarungan terasa berbeda, seru, dan menantang di saat yang sama. Sayangnya, daya tarik serupa tidak ditawarkan di sisi cerita yang saat ini kondisinya, tidak ubah sebuah lelucon besar yang akan lebih banyak mengundang gelak tawa Anda daripada keseriusan untuk menyelesaikannya.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, sembari berusaha untuk mendapatkan gambaran kira-kira berapa lama waktu yang diperlukan untuk membuka kostum yang jadi incaran kami karena faktor RNG ini, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan gambaran apa yang ditawarkan oleh Dead or Alive 6. Resolusi gambar yang Anda temukan mungkin berbeda mengingat versi PS4 tidak memperbolehkan fungsi screenshot langsung untuk mode cerita, hingga kami harus mengandalkan Elgato. Jadinya, Anda akan mendapatkan gambar 1080p (dari Elgato) dan 4K (langsung dari PS4) di artikel preview kali yang kesemuanya diambil dari Playstation 4 Pro. It’s hard to be sexy!

RAW Screenshot

dead or alive 6 jagatplay part 1 184 1 dead or alive 6 jagatplay part 1 9 dead or alive 6 jagatplay part 1 34 dead or alive 6 jagatplay part 1 42 dead or alive 6 jagatplay part 1 50 dead or alive 6 jagatplay part 1 80 dead or alive 6 jagatplay part 1 90 dead or alive 6 jagatplay part 1 102 dead or alive 6 jagatplay part 1 111 dead or alive 6 jagatplay part 1 151 dead or alive 6 jagatplay part 1 222 dead or alive 6 jagatplay part 1 237 dead or alive 6 jagatplay part 1 239
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…