Preview Sekiro – Shadows Die Twice: Tak Cukup Mati Dua Kali!

Reading time:
March 22, 2019
Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 1

Janji untuk keluar dari seri Souls dan mulai mengeksplorasi franchise lawas mereka dan berinovasi dengan sesuatu yang baru, kalimat inilah yang sempat dilontarkan oleh From Software ketika Dark Souls 3 rampung. Banyak yang mengira bahwa ini adalah sinyal kebangkitan Armored Core yang tentu saja, akan terlihat fantastis di era gaming modern saat ini. Namun nyatanya, From Software justru menggoda dengan proyek teranyarnya yang sekedar memperlihatkan sebuah peralatan ninja dengan lentera di dekatnya serta tulisan “Shadows Die Twice” di kala itu. Antisipasi meninggi dan pengenalan perdananya tahun lalu berakhir fenomenal. Sekiro datang dengan DNA kolaborasi antara Tenchu dan Dark Souls, namun tetap mengusung identitasnya sendiri. Rasa rindu untuk menikmati setiap proses siksaan dari From Software akhirnya kembali!

Kesan Pertama

Souls tapi bukan Souls, ini mungkin kesan pertama yang akan Anda dapatkan ketika mencicipi Sekiro: Shadows Die Twice untuk pertama kalinya. Cita rasa Souls mengalir kuat dari tingkat kesulitan yang tetap tidak mengenal kata kompromi. Satu salah langkah saja, maka dua atau tiga serangan musuh akan siap untuk mengantarkan Anda ke alam baka. Namun di sisi lain, semua fitur yang ia usung membuat Sekiro memang bukanlah sebuah seri Souls. Kita berbicara soal game yang lewat sistem grappling hook miliknya, kini memfasilitasi pergerakan vertikal lebih luwes yang juga berpengaruh pada desain level secara keseluruhan. Kita juga berbicara soal game yang mengambil setting feudal Jepang yang dilebur bersama dengan pertarungan melawan monster dan samurai-samurai tangguh. Kita berbicara soal game yang lebih baik, tidak dimainkan dengan seri Souls.

Jika Anda datang dengan mindset Souls, Sekiro akan terasa seperti game super sulit yang siap menyiksa Anda. Mengapa? Karena alih-alih berfokus pada sistem roll untuk menghindari serangan musuh dan memanfaatkan setiap celah yang ada, Sekiro menuntut Anda untuk menikmati pertempuran pedang yang seharusnya. Hilangnya sistem stamina kini diperkuat dengan sistem pertahanan yang lebih bergantung pada mekanisme blocking / parry dengan frame yang lebih terbuka dibandingkan Souls ataupun Bloodborne. Dengan semua sistem ini, Sekiro berujung jadi game yang terasa berbeda. Familiar, tetapi di sisi lain, akan menuntut Anda untuk mengubah kembali pola pikiran Anda jika Anda sempat menikmati seri Souls dan Bloodborne sebelumnya.

Maka dengan semua kombinasi ini, Anda akan berhadapan dengan skema pertarungan yang akan menuntut Anda untuk tetap mempelajari gerakan musuh. Memahami kapan untuk melakukan parry, mundur jika posture Anda sudah mulai kehabisan, dan terus “mencicil” Vitality ataupun Posture mereka secara pelan tapi pasti. Menggunakan Prosthetic Arms milik sang Shinobi, ada banyak hal yang bisa Anda manfaatkan untuk kepentingan strategis dengan beberapa di antaranya lebih efektif untuk digunakan ke varian musuh tertentu. Sebagai contoh? Firecracker selalu mumpuni untuk membuat musuh binatang panik, yang tentu saja, bisa Anda serang dengan bebas saat hal itu terjadi.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, apalagi dengan kondisi dimana bukan sesuatu yang aneh jika kami berakhir “terperangkap” melawan satu boss selama berjam-jam lamanya, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan gambaran apa itu Sekiro: Shadows Die Twice. Satu yang pasti, ini adalah game yang akan membuat Anda tidak akan cukup hanya mati dua kali saja. Puluhan? Ratusan? Itu baru masuk akal.

RAW Screenshot

(4K dengan Playstation 4 PRO)

Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 177 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 6 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 198 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 185 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 183 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 167 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 154 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 146 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 142 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 97 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 46 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 30 Sekiro Shadows Die Twice jagatplay part 1 13
Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…