Chrono Trigger Dipilih Sebagai Game Terbaik di Era Heisei

Reading time:
April 23, 2019
chrono trigger 600x360

Heisei? Anda yang tidak terlalu mengenal kultur Jepang mungkin akan bingung dengan kata yang satu ini. Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, setiap era pemerintahan Kekaisaran di Jepang selalu mendapatkan satu nama jelas untuk mendefinisikan era tersebut. Untuk masa pemerintahan Kaisar Akihito yang berlangsung dari tanggal 8 Januari 1989 hingga 30 April 2019 mendatang, era tersebut dinamakan sebagai “Heisei”. Sementara penerusnya – Kaisar Naruhito yang akan naik tahta pada tanggal 1 Mei 2019 resmi mendapatkan nama era “Reiwa”. Perubahan era yang signifikan ini juga “dirayakan” oleh media gaming raksasa Jepang – Famitsu dengan satu pertanyaan yang menarik.

Pertanyaannya satu – dari semua game yang dirilis di era Heisei, yang notabene berarti berada di jangka waktu tahta Kaisar Akihito, game mana yang pantas disebut sebagai yang terbaik di antara yang terbaik. Polling yang mereka lemparkan selama setidaknya 5 hari tersebut berhasil mengumpulkan tidak kurang dari 7.100 gamer Jepang. Mereka akhirnya memilih tiga besar game terbaik di era Heisei.

chrono trigger pc 600x337 1
Gamer Jepang memilih Chrono Trigger sebagai game terbaik di era Heisei.

Peringkat ketiga adalah NieR: Automata yang disebut berhasil menggugah perasaan sebagian besar dari mereka. Posisi kedua ditempati oleh Legend of Zelda: Breath of the Wild yang disebut-sebut berhasil menghasilkan sebuah pengalaman Hyrule yang imersif. Sementara pemenang pertama? Adalah game RPG klasik yang dirilis oleh Squaresoft di tahun 1995 silam – Chrono Trigger. Ia dipilih karena dianggap sebagai game RPG sempurna yang berhasil menawarkan cerita, skenario, musik, dan gameplay yang masih memorable hingga saat ini. Sesuatu yang tidak bisa dilupakan oleh gamer Jepang begitu saja.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Dari kacamata Anda sendiri, siapa game yang pantas untuk menyandang predikat “terbaik” di era Heisei?

Source: Siliconera

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…