Ubisoft Beri 3 Alasan Seri Baru Splinter Cell Tak Kunjung Datang

Reading time:
April 9, 2019
splinter cell

Terus digoda namun tak kunjung datang, penantian para fans untuk sebuah seri terbaru Splinter Cell memang mulai berubah menjadi sebuah penyiksaan. Sosok Sam Fisher dan pakaian ikoniknya terus muncul di beberapa game terbaru Ubisoft, dari Ghost Recon Wildlands yang menghadirkannya sebagai cameo hingga Far Cry New Dawn yang menyertakannya sebagai bonus item kosmetik yang menarik untuk dikejar. Namun sayangnya, terlepas dari beragam rumor dan spekulasi yang sempat mengemuka, seri terbarunya tak kunjung diumumkan ke publik. Berbicara dengan IGN, CEO Ubisoft akhirnya angkat bicara.

Dalam wawancara terbarunya, CEO Ubisoft – Yves Guillemot akhirnya angkat bicara. Guillemot mengungkapkan 3 alasan utama mengapa seri terbaru Splinter Cell tidak kunjung datang. Pertama? Karena mereka ingin menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dengannya. Mereka ingin sesuatu yang benar-benar memukau.

Splinter Cell Blacklist PART 2 61
CEO Ubisoft – Yves Guillemot menyebut bahwa ada 3 alasan mengapa seri terbaru Splinter Cell tidak kunjung hadir.

Kedua? Reaksi fans di seri terdahulu membuat tim developer sedikit cemas dan khawatir untuk meracik sesuatu yang baru. Fans Splinter Cell selalu menyuarakan hal-hal yang harus dibuang atau ditambahkan ke dalam game, hingga membuat tim dalam Ubisoft “menghindari” nama Splinter Cell.

Ketiga? Tentu saja naiknya pamor Assassin’s Creed yang membuat beberapa studio lebih tertarik untuk menangani franchise ini daripada judul game yang lain.

Sayangnya, Guillemot sendiri tidak banyak berbicara dan menjelaskan kira-kira kapan tepatnya fans bisa mengantisipasi perjalanan seorang Sam Fisher selanjutnya. Apakah kita akan melihat sesuatu di E3 2019 nanti? Kita tunggu saja.

Source: IGN via Gamespot

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…