Star Wars Jedi: Fallen Order Pastikan Tanpa Sistem Mutilasi

Reading time:
June 13, 2019

Setelah melewati penantian yang cukup lama, kita akhirnya melihat penampilan gameplay perdana untuk game Star Wars single player racikan Respawn Entertainment dan EA – Star Wars Jedi: Fallen Order. Video berdurasi belasan menit tersebut memperlihatkan sedikit sisi eksplorasi dan beragam jenis Force yang bisa diakses oleh sang karakter utama – Cal, seorang padawan muda yang berusaha lari dari Order 66. Sistem pertarungan dengan animasi keren juga diperlihatkan di sana. Namun sulit rasanya untuk tidak mengakui bahwa ada sesuatu yang terlihat janggal dari sistem impact lightsaber yang ia gunakan. Benar sekali, tidak ada satupun efek mutilasi yang sepertinya tidak terhindarkan dari efek pedang cahaya yang satu ini.

Jika Anda termasuk gamer yang mengharapkan sistem mutilasi itu akan tiba untuk Star Wars Jedi: Fallen Order, ini akan menjadi berita buruk bagi Anda. Justin Perez – sang Senior Designer menegaskan bahwa sistem mutilasi karena serangan lightsaber tidak akan ditawarkan oleh Star Wars Jedi: Fallen Order untuk musuh manusia manapun yang dihadapi Cal. Sistem ini masih akan diterapkan pada musuh non-humanoids seperti laba-laba yang Anda temui misalnya atau sekedar Droids, namun tidak untuk karakter manusia. Sayangnya, ia tidak berbagi detail soal alasan di balik keputusan ini.

Respawn memastikan tidak ada sistem mutilasi untuk musuh manusia karena efek lightsaber. Efek ini hanya terjadi untuk musuh non-humanoid dan droids.

Dua alasan mengapa keputusan ini diambil bisa terjadi karena satu, keputusan Disney atau kedua, memang ditujukan untuk memastikan rating umur Star Wars Jedi: Fallen Order tetap berada di angka yang rendah.

Star Wars Jedi: Fallen Order sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 15 November 2019 mendatang. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah absennya sistem mutilasi membuat kenikmatan Anda bermanuver dengan lightsaber menjadi berkurang?

Source: IGN via PCGamer

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…