Review ASUS ROG Strix Scope: Untuk Pencinta FPS!

Reading time:
July 15, 2019
ASUS ROG Strix Scope

Berusaha menemukan perangkat keras yang bisa mendukung aktivitas gaming Anda, terutama jika Anda memiliki genre favorit spesifik memang bukan pekerjaan mudah. Sebagian besar peripheral gaming yang diracik oleh produsen populer biasanya hadir dengan konsep yang lebih “umum” – memastikan produk mereka bisa dicicipi beragam kalangan. Salah satu yang paling spesifik biasanya hanya terletak pada gamer-gamer MMO yang sangat mengandalkan ekstra key button untuk makro, yang notabene akan lebih memilih keyboard gaming yang memenuhi kriteria tersebut. Tetapi bayangkan apa yang terjadi jika sebuah perusahaan menawarkan keyboard gaming dengan gamer FPS sebagai fokus? Inilah yang hendak dilakukan ASUS dengan ROG Strix Scope.

Secara rasional, kami yakin bahwa Anda seperti halnya kami juga sempat bingung kira-kira aspek seperti apa yang bisa membuat keyboard gaming menjadi sebuah produk “spesifik” untuk game FPS. Karena mengingat game kompetitif yang juga melebur dengan beberapa genre, termasuk battle-royale sekalipun ini, bukanlah game yang butuh gerakan kompleks. Selama keyboard gaming mengusung fitur N-rollover key untuk minimalisir resiko, switch yang nyaman, dan tidak hadir dengan konfigurasi letak huruf yang aneh, seharusnya tidak butuh banyak hal yang dikhawatirkan. Lantas, bagaimana ASUS akan mendefinisikan ROG Strix Scope ini? Perspektif ini sesungguhnya lebih menarik bagi kami daripada performa-nya yang seperti bisa Anda prediksi, sudah pasti fantastis.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh ASUS ROG Strix Scope ini? Apakah memang ia pantas untuk menyebut dirinya sebagai keyboard gaming yang ditujukan untuk gamer FPS? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Desain dan Fitur

Warna hitam dan bahan aluminum yang ia usung membuat RGB-nya terlihat semakin memesona.

Hadir dengan desain keyboard konvensional tanpa ekstra key tentu saja menjadi keputusan rasional untuk sebuah produk yang mendefinisikan diri sebagai “keyboard untuk gamer FPS”. Dengan warna hitam yang membalut keseluruhan tubuh yang terlihat dan terasa kokoh, keputusan warna gelap dan kombinasi bahan alumunium ini juga membuat sisi kosmetik yang diisi dengan LED RGB di setiap tuts kini terlihat lebih memesona. Ia otomatis membuat warna yang terang kini lebih cerah dan bersinar saat digunakan. Berita baiknya? Keputusan seperti ini juga membuat keyboard tidak mudah terlihat kotor, apalagi untuk Anda yang melakukan segala sesuatu aktivitas di depan layar monitor.

Anda tentu penasaran dengan apa yang membuat “keyboard FPS” ini istimewa dan memang pantas menyandang predikat tersebut, terutama dari sisi desain? Percaya atau tidak, ASUS “menyederhanakannya” dengan satu perubahan desain – tombol CTRL yang kini punya ukuran 2x lipat dibandingkan keyboard pada umumnya. Ia kini memanjang dan berukuran sepanjang tombol Shift di banyak keyboard. Narasinya? Benar sekali, seperti yang bisa Anda prediksi, ukuran ini diklaim akan membuat gamer FPS akan bisa mengaksesnya dengan resiko lebih minim, yang secara rasional memang tepat. Apalagi mengingat CTRL adalah satu fungsi terpenting di banyak game FPS, yang memosisikannya sebagai tombol untuk crouch, terutama di game-game FPS kompetitif.

Identitas keyboard “gaming untuk FPS” dicitrakan via ukuran tuts CTRL yang lebih besar – setara Shift. Narasinya? Untuk mengurangi resiko salah tekan untuk salah satu fungsi terpenting di semua game FPS ini.
Apakah ini “Gimmick”? Jika harus dipikirkan matang, tidak. Karena memang ia hadir dengan satu identitas spesifik, menghadirkan fitur untuk mendukung identitas tersebut, dan menyelesaikan masalah yang spesifik terkait genre FPS.

Jadi, apakah klaim soal keyboard FPS gaming ini “gimmick” atau bukan dengan kondisi tombol CTRL lebih besar dan panjang ini? Terlepas dari reaksi Anda yang mungkin melihatnya sebagai penambahan yang sia-sia, dari kacamata ASUS, ini adalah sebuah desain ekstra yang ditujukan untuk menyelesaikan satu masalah spesifik, yang muncul dari genre spesifik, yang biasanya akan dihadapi oleh gamer spesifik – FPS semata. Oleh karena itu, klaim ini tidak bisa dibilang gimmick. Karena memang harus diakui, tombol CTRL lebih panjang ini memang menimalisir resiko kesalahan tekan ke tuts Window atau Shift misalnya, terutama saat Anda tengah berada di tengah pertempuran penuh kekacauan dan memori otot mengendalikan. Tetapi apakah solusi ini memuaskan untuk semua gamer? Anda yang harus menentukan.

Di tengah barisan multimedia key yang terintegrasi dengan belasan tuts “F” yang tersedia, ASUS ROG Strix Scope juga menyediakan satu ekstra tombol dengan logo bak seorang anak muda dengan hood yang menyembunyikan wajah. Tombol ini disebut sebagai “Stealth Key” yang bisa disederhanakan sebagai akses fungsi instan untuk menyembunyikan aktivitas apapun yang tengah Anda lakukan. Menekannya akan langsung me-minimize semua Windows yang sempat Anda buka dan langsung mematikan suara desktop di saat itu juga.

Tombol “Stealth” ini akan otomatis melakukan minimize semua Window yang terbuka dan melakukan “muting” untuk suara dari desktop.
“Stealth key” ini akan otomatis menyembunyikan aktivitas apapun yang tengah Anda kerjakan. Namun bersiaplah dengan jawaban matang untuk pertanyaan, “Ngapain lihatin layar desktop doank?”

Untuk mengembalikannya lagi? Anda bisa menekannya satu kali lagi. Walaupun kami tidak mengerti apa hubungannya fungsi ini dengan keyboard “gaming FPS”, namun setidaknya ia menawarkan opsi untuk menyembunyikan apapun aktivitas yang tengah Anda lakukan, legal ataupun “ilegal”. Itupun jika Anda tidak berkeberatan dengan pertanyaan seperti “Kamu ngapain ngelihatin layar desktop doank?” dan sudah mempersiapkan jawaban yang matang.

Fitur standar yang Anda butuhkan dari sebuah keyboard gaming juga ditawarkan di sini.

Sisanya? Selain logo ROG yang tersemat di kanan atas, tidak banyak yang bisa dibicarakan dari sisi desain ASUS ROG Strix Scope yang di permukaan, cukup kuat untuk menyematkan identitas sebagai keyboard gaming.

ASUS ROG Strix Scope, Seberapa Nyaman?

ROG Strix Scope, seberapa nyaman?

Jika Anda mulai hendak membicarakan performa yang ia usung, maka kami bisa menyederhanakannya ke dalam satu kata pendek – fantastis. Ada beberapa hal yang kami cintai dari beragam keputusan desain yang mereka usung.

Salah satunya? Keputusan untuk memilih Cherry MX sebagai switch utama, yang mungkin akan membuat keseluruhan produk menjadi lebih tinggi harganya, namun di sisi lain mengikis rasa ragu dan khawatir bahwa ia tidak akan bertahan lama. Cherry MX punya konotasi kuat pada kualitas dan durabilitas. Kenyamanan mekanikal yang ia usung tentu akan sangat bergantung pada preferensi Switch Anda, yang di kasus Red Switch kami, sejalan dengan apa yang kami butuhkan untuk gaming dan aktivitas produktif. Namun seperti biasa, menggunakannya di tempat umum berarti harus mempertimbangkan bunyi penekanan tuts yang mungkin bisa mengganggu orang di sekitar.

Keputusan untuk membawa Cherry MX sebagai basis Switch adalah sesuatu yang kami sambut dengan tangan terbuka.
Anti-ghosting dan N-key rollover memastikan sensasi responsif berada tetap di tingkat paling optimal, baik untuk gaming ataupun aktivitas produktif.

Berita baiknya dari keyboard gaming seperti ini? ROG Strix Scope juga didukung dengan fitur 100% Anti-Ghosting dan N-Key Rollover yang menjadi jaminan pasti bahwa seberapa cepatpun gerakan dan aksi Anda menekan tuts yang ada, semuanya akan diterjemahkan ke dalam apapun program yang Anda jalankan, baik video gaming ataupun saat mengetik review ini misalnya. Tidak ada lagi resiko yang muncul karena keterlambatan proses ekseksusi perintah karena Anda menekan banyak tombol dengan super cepat. Untuk Anda yang mencari keyboard produktif, terutama jika Anda membutuhkannya untuk kerjaan seperti menulis atau coding misalnya, ini akan jadi salah satu fitur yang “menyelamatkan hidup” Anda. Sejauh kami menjajalnya, klaim ini terbukti berfungsi dalam kapasitas yang seharusnya.

Armoury III mendukung modifikasi fungsi, dari kosmetik hingga makro.
Ada banyak efek RGB yang bisa Anda akses.

Sementara untuk fungsinya, ASUS ROG Strix Scope juga didukung dengan perangkat lunak pendukung –  ROG Armoury II yang tentu saja memungkinkan Anda untuk mengatur fungsi tertentu. Dari kosmetik, ada beragam efek yang bisa Anda atur dengan tingkat kecerahan RGB yang siap untuk membuat sesi gaming Anda jauh terlihat lebih menarik. Dan seperti yang diprediksi, fungsi untuk memodifikasi fungsi tiap tuts juga tersedia lewat fungsi makro yang bisa Anda otak-atik lewat Armoury II yang user-interfacenya juga sederhana dan mudah untuk dikuasai. Konsep seperti ini kian memberikan kepastian bahwa dari sisi performa, ia fantastis. Kami juga mengujinya untuk ragam aktivitas produktif dan sesi gaming seperti DOTA 2 (ya kami mengerti jelas bahwa keyboard ini punya identitas FPS), yang terasa fantastis dan akurat terutama lewat fitur 100% anti-ghosting dan N-Key Rollover yang ia usung.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…