Miracle- DOTA 2 Unjuk Trik “1 Hit Kill” Roshan

Reading time:
July 1, 2019

Apa yang membedakan gamer pro dan amatir? Selain level skill yang terasa seperti baknya bumi dan langit, pengetahuan mendalam tentang game yang ditekuni juga sangat mempengaruhi. Di sebuah game dimana begitu banyak elemen berpengaruh, dari pengaturan penggunaan resource hingga perang informasi soal keberadaan musuh, selalu mengagumkan melihat apa yang bisa dilakukan oleh mereka yang berkecimpung di scene esports DOTA 2. Hal inilah yang baru diperlihatkan oleh Miracle-, salah satu carry terbaik kompetitif DOTA 2 yang kini berdiri di bawah bendera Liquid. Ia baru saja melakukan sesuatu yang fantastis.

Di pertarungan super seru Game ke-4 Liquid vs Vici Gaming untuk Epicenter Major 2019 tadi pagi, Miracle- melakukan sesuatu yang tidak pernah terprediksi sebelumnya. Monster terkuat DOTA 2 – Roshan yang siap menjatuhkan Aegis untuk resureksi dan tambahan item lain yang mampu memperkuat hero secara instan memang bukanlah musuh yang mudah untuk ditundukkan. Selalu butuh kerjasama tim, timing yang tepat agar tidak diganggu tim musuh, dan item yang tepat untuk membuat proses ini lebih cepat, Miracle- ternyata tidak butuh semua itu. Ia hanya butuh dirinya sendiri.

miracle
“Menimbun” skill Spark Wraith dari Arc Warden, Miracle- DOTA 2 berhasil melakukan sesuatu yang mengagumkan dan tidak pernah diprediksi sebelumnya.

Mendapatkan Arcane Rune yang memperkecil waktu cooldown dan penggunaan mana untuk spell, Miracle- yang menggunakan hero Arc Warden melakukan spamming skill bernama “Spark Wraith” yang akan menyerang target terdekat. Melakukannya selama satu menit penuh tanpa diganggu musuh, ia menumpuk Spark Wraith di “rumah Roshan” dengan jumlah pasti yang tidak diketahui. Terlepas dari jumlah HP Roshan yang begitu besar di menit trik ini dilakukan, ia berhasil melakukan sesuatu yang mustahil – membunuh Roshan dengan “1 hit kill” hanya sepersekian detik setelah ia hidup. Tentu saja aksi ini langsung disambut sorak sorai panel komentator, penonton, dan Twitch chat.

Namun sayangnya, Liquid berujung kalah di babak Grand Final Epicenter Major 2019. Mereka harus mengakui keunggulan Vici Gaming dengan skor 3-2 di event DPC terakhir sebelum The International 2019 ini. Bagaimana menurut Anda aksi Miracle- di atas?

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…
December 13, 2021 - 0

Impresi FORSPOKEN: Gadis dengan Kekuatan Magis!

Sebuah produk yang unik, ini mungkin kata yang tepat untuk…
December 2, 2021 - 0

Review Battlefield 2042: Setengah Matang!

Bagi mereka yang mencintai FPS sebagai genre, Battlefield dari EA…
November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…