Review Judgment: Atas Nama Kebenaran!

Reading time:
July 10, 2019

Ryu Ga Gotoku memang punya asosiasi yang kuat dengan franchise Yakuza, yang mereka racik di bawah bendera SEGA. Terlepas dari beberapa proyek lain seperti game Tinju Bintang Utara yang sempat berusaha menawarkan daya tarik serupa, petualangan Kazuma Kiryu selama setidaknya 7 seri utama dan beberapa seri spin-off yang memuat setting masa lampau lah yang mendefinisikan kerja developer yang satu ini. Mereka selalu terkenal sebagai developer yang mampu mengintegrasikan sisi cerita super dramatis yang keren dengan bentuk gameplay lumayan repetitif berisikan serangkaian aktivitas di dalamnya. Kali ini, mereka berusaha menjajalnya lewat proyek teranyar – Judgment.

Anda yang sudah membaca artikel preview kami sebelumnya sepertinya sudah punya sedikit gambaran soal apa itu Judgment. Ada rasa skeptis di awal memang menyambut proyek ini, apalagi setelah Ryu Ga Gotoku (RGG) sendiri mempertahankan Kamurocho – setting sama yang digunakan Yakuza selama 7 seri terakhir sebagai setting Judgment pula. Tidak ada perubahan desain yang kentara, hanya setting timeline yang terasa lebih modern. Namun pelan tapi pasti, seiring dengan waktu bermain yang lebih panjang, game ini berhasil menumbuhkan identitas uniknya sendiri. Pertanyaannya kini, apakah memang hal baru yang ia usung memang pantas untuk dinanti?

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Judgment? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang menuntut Anda beraksi atas nama kebenaran? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Judgment dan Yakuza memang tampak berbagi semesta yang sama, terutama lewat beberapa easter egg yang ditawarkan di dalam Kamurocho. Namun keduanya tidak secara eksplisit, berhubungan.

Sebelum kita masuk lebih jauh ke dalam plot Judgment, sepertinya lebih baik kami menjawab salah satu pertanyaan terbesar yang mungkin masih tersisa di benak Anda. Apakah Judgment punya hubungan dengan franchise Yakuza selain keduanya “bermain” di Kamurocho? Jawabannya: tidak dan iya. Tidak karena ia tidak pernah secara jelas mengasosiasikan diri dengan konflik dan kehidupan yang sempat dialami oleh Kazuma Kiryu, hingga Anda tidak akan bersinggungan dengannya. Iya, karena jelas ada beberapa elemen yang menetap seperti eksistensi Tojo Clan hingga percakapan NPC yang sempat menyinggung soal kasus meledaknya Millenium Tower di masa lalu. Namun pada akhirnya, Judgment berhasil “menjauhkan diri” dari seri Yakuza itu sendiri.

DI Judgment, Anda akan berperan sebagai seorang mantan pengacara yang kini beralih profesi menjadi detektif swasta – Takayuki Yagami. Kasus tiga tahun yang lalu dimana ia berhasil membebaskan seorang klien bernama Okubo yang pada akhirnya, membunuh pacarnya sendiri meninggalkan trauma mendalam bagi Yagami. Rasa tidak pantasnya untuk menjadi seorang pengacara akhirnya membawanya pada kerja detektif yang sepertinya tidak sungkan untuk menyelesaikan kasus sekecil apapun atas nama menyambung hidup. Hingga tentu saja, sebuah kasus yang aneh muncul di Kamurocho.

Anda akan berperan sebagai eks pengacara yang kini menjadi detektif – Takayuki Yagami.
Kasus kematian wanita bernama “Emi” yang tewas di tangan tersangka yang pernah ia bebaskan membuat Yagami menghindari meja hijau.

Kepolisian menemukan korban ketiga dari kasus pembunuhan berantai di Kamurocho. Seperti modus operandi sebelumnya, korban datang dari keluarga Yakuza yang sama dengan posisi mata yang tercongkel. Setiap korban jelas dibunuh di tempat terpisah sebelum diletakkan di posisi mereka ditemukan. Ada indikasi bahwa brutalitas pembunuhan ini terjadi karena sekedar perang bawah antara keluarga Yakuza yang melewati batas. Namun seiring dengan proses investigasi yang terjadi, yang tentu saja melibatkan Yagami, lebih banyak informasi mengemuka. Bahwa sang pembunuh yang kemudian lebih dikenal sebagai “The Mole” ini ternyata bukan orang sembarangan.

Kasus pembunuhan dengan mata korban tercongkel mengarah pada sosok misterius bernama “The Mole”
Mampukah Yagami menyelesaikan kasus yang super kompleks yang satu ini?

Maka, siapa sebenarnya yang menghabisi para anggota Yakuza ini? Mengapa mata mereka dicongkel? Mampukah Yagami menyelesaikan kasus yang penuh dengan konspirasi ini? Anda tentu saja harus menyelesaikan Judgment untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…