Lelucon EVO Terkait Solid Snake untuk Tekken 7 Picu Kemarahan

Reading time:
August 6, 2019

 

solid snake 600x339

Sebuah kalimat atau aksi baru bisa disebut lelucon, jika ia berhasil mengundang gelak tawa dan dinikmati oleh semua orang yang terkena imbasnya. Jika “lelucon” ini mengarah hanya pada satu orang spesifik dan beruntun dengan indikasi jelas bahwa ia tidak menikmatinya, maka ia bisa dikategorikan sebagai bully. Jika “lelucon” ini dilakukan di atas panggung, oleh brand ternama di depan para fans super antusias yang hadir dengan antisipasi tersendiri, maka Anda baru saja menemukan kebodohan yang dilakukan oleh turnamen fighting terbesar dan terpopuler di dunia – EVO.

https://twitter.com/MTLSaiyan/status/1158178620558516224

Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, panitia EVO memutuskan untuk melakukan lelucon “bodoh” di sesi turnamen kemarin. Bersama dengan pengumuman Season terbaru untuk Tekken 7, mereka memutuskan untuk menyuntikkan potongan lelucon yang mengindikasikan bahwa Solid Snake – karakter utama Metal Gear Solid akan bergabung sebagai karakter tamu. Lelucon itu mereka sampaikan dengan membuat layar Codec yang bermuatkan percakapan antara sutradara Tekken 7 – Harada dan sosok Solid Snake yang diisi suara David Hayter yang ikonik. Momen yang membuat pengunjung EVO berteriak histeris!

Konsekuensi pun harus dituai panitia EVO  langsung. Ketika para fans mengetahui bahwa pengumuman Solid Snake untuk Tekken 7 ini sekedar lelucon, kemarahan pun mengemuka di ragam sosial media, terutama Twitter yang menyayangkan keputusan ini. Bahkan Harada pun ikut campur menjelaskan kronologi lelucon yang pada dasarnya, memang tidak pernah mendapatkan persetujuan dari Bandai Namco ini.

Belum cukup, David Hayter – suara ikonik Solid Snake juga mengungkapkan kekecewaan yang sama karena lelucon ini tidak pernah meminta izin darinya ataupun Konami. Suara “That’s some good ass Tekken” yang termuat di video lelucon tersebut ia akui, direkam karena permintaan fans tanpa pemberitahuan bahwa ia akan digunakan di panggung utama EVO.

EVO sendiri saat ini hanya bisa meminta maaf untuk keteledoran yang mereka lakukan. Tidak jelas apakah akan ada konsekuensi atau bahkan tindakan hukum dari Bandai Namco ataupun Konami terkait “lelucon” tak lucu yang satu ini. Bagaimana menurut Anda? Apakah pura-pura memperkenalkan karakter tamu dengan hype besar seperti ini di mata Anda terlihat seperti lelucon berkelas?

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…