JagatPlay di TGS 2019: Dibuang Sayang!

Reading time:
September 23, 2019
jagatplay tgs 2019 part 1 3

Event TGS 2019 akhirnya berakhir, lebih tepatnya, begitu banyak liputan tertunda yang masuk ke dalam draft kami. Dengan bangga dan penuh kelegaan, tugas kami akhirnya rampung. Ada kesempatan untuk mencicipi begitu banyak game-game terbaru dengan hype super besar yang waktu rilisnya bahkan belum akan bisa kita cicipi sebagai produk komersial hingga tahun 2020 mendatang. Beberapa demo ini mungkin akan berakhir berbeda dengan versi finalnya nanti, namun cukup untuk memberikan gambaran lebih jelas terkait konsep dan arah proses pengembangan yang ada, apakah ia meninggalkan perasaan optimisme atau justru keraguan yang begitu kuat.

Kami juga hendak mengucapkan rasa terima kasih super besar untuk Anda, yang tengah membaca artikel yang satu ini. Karena tanpa dukungan dan kesetiaan Anda untuk terus menjadikan JagatPlay sebagai situs gaming pilihan dan sekaligus kepercayaan untuk terus memerhatikan dan aktif berdiskusi dengan pemikiran dan opini kami terkait game kami, keberangkatan kami ke TGS 2019 ini hampir mustahil terjadi. Apalagi pemenuhan mimpi untuk bertemu dengan orang-orang besar sekelas Shuhei Yoshida dan Hideo Kojima secara langsung, bukan untuk sekedar berfoto saja, tetapi melemparkan pertanyaan-pertanyaan yang selama ini membungkus rasa penasaran. Sesuatu yang bahkan kami anggap mustahil 9 tahun yang lalu.

Bersama dengan potongan-potongan foto yang entah harus kami masukkan ke artikel mana di bawah, kami juga merangkum konten artikel yang berhasil kami “telurkan” di sepanjang 6 hari eksplorasi kami di Tokyo – Makuhari Messe, tentu saja di luar aktivitas riang pribadi yang juga memuaskan. Kami juga sedikit bereksperimen dengan konten vlog yang juga kami sertakan di artikel ini.

Sekali lagi terima kasih untuk Anda yang sudah setia menemani kami. Semoga, ada kesempatan untuk artikel “JagatPlay di TGS 2020” di masa depan. That’s all folks!

ARTIKEL

VLOG

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…