JagatPlay di TGS 2019: Memahami Cara Kerja Saitama di Game One Punch Man!

Reading time:
September 15, 2019
one punch man

Serahkan kepada Bandai Namco untuk urusan adaptasi anime menjadi video game yang pantas untuk diacungi jempol. Beberapa di antara mereka memang tidak pernah dibangun untuk memenuhi standar game AAA masa kini dan lebih ditujukan untuk memenuhi mimpi para fans anime / manga yang memang mendambakan pengalaman interaktif yang mumpuni. Dari strategi seperti, lahirlah lini-lini produk yang menarik untuk diantisipasi jika Anda memang merupakan fans dari sumber materi utama yang ada. Salah satu produk keren yang akhirnya diangkat adalah One Punch Man: A Hero Nobody Knows.

Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, One Punch Man merupakan manga / anime yang menceritakan seorang “superhero” bernama Saitama yang punya kekuatan fisik luar biasa kuat. Sebegitu kuatnya, hingga ia mampu membunuh dan menghancurkan sebagian besar musuhnya hanya dengan satu pukulan saja, aksi yang tentu saja menginspirasi mengapa manga / anime ini mengambil nama sebagai “One Punch Man”. Mengadaptasikan karakter seperti ini ke dalam sebuah video game, apalagi untuk game fighting, tentu saja terdengar mustahil. Bagaimana caranya membawa sebuah karakter yang bisa membunuh semua musuhnya dengan satu kali pukulan ke dalam genre yang mengharuskan karakter-karakternya untuk bertukar pukulan dan serangan kombinasi?

Berita baiknya, Bandai Namco sepertinya mengerti benar kontradiksi seperti ini dan berhasil menawarkan sebuah solusi yang fantastis. Di event pre-TGS 2019 yang mereka gelar di kantor utama mereka di Tokyo, Jepang, informasi lebih jelas tersebut akhirnya mengemuka. Kami sendiri berkesempatan untuk menjajalnya untuk Anda secara langsung dan memastikan “peraturan khusus” yang akan dibangun mengitari Saitama dan sifat uniknya.

Game Fighting 3D Khas Bandai Namco

https://www.facebook.com/JagatPlay/videos/512773965935115/

Untuk Anda yang penasaran dengan apa yang ditawarkan Bandai Namco dengan One Punch Man: A Hero Nobody Knows, ia tetap mengusung model game fighting tiga dimensi Bandai Namco yang sepertinya akan terasa familiar untuk Anda yang sempat mencicipi salah satu produknya di masa lalu. Sejak era Naruto Ultimate hingga game fighting terbaru mereka – Jump Force, One Punch Man: A Hero Nobody Knows mengusung konsep yang sama. Bahwa alih-alih sebuah game fighting kompetitif super serius yang dipertandingkan di event sekelas EVO, ini lebih ditujukan sebagai game fighting fan-service yang ditujukan untuk para penggemar manga / anime One Punch Man. Sebuah strategi yang tidak lagi asing dengan nama Bandai Namco.

Maka Anda yang familiar dengan game fighting tiga dimensi Bandai Namco selama ini juga tidak akan mengalami banyak kesulitan untuk menguasai One Punch Man: A Hero Nobody Knows ini. Dibagi ke dalam beberapa tombol sederhana, Anda bisa mengakses kombinasi serangan biasa, kuat, dan istimewa dengan hanya beberapa tombol terpisah saja. Salah satu yang berbeda hanyalah hadirnya mekanisme “Perfect Dodge” yang bisa dipicu jika Anda berhasil menghindari serangan musuh dengan sempurna di timing yang tepat. Namun untuk mekanisme serangan yang lain, ia tetap berfokus pada serangan dan gerak cepat karakter, sembari “mencuri” timing serangan spesial di sana sini.

Bandai Namco tetap mempertahankan apa yang membuat game-game adaptasi mereka memesona – kesetiaan untuk mengadaptasikan sumber materi utama dengan setia. Ini berarti, Anda akan memainkan tidak hanya karakter-karakter dengan model dan warna yang sesuai dengan versi anime / manga saja, tetapi juga identitas yang dipancarkan lewat variasi jenis serangan dan animasi yang ia tawarkan. Tenang saja, jenis serangan ini tetap dibumbui dengan cut-scene dramatis yang kian mengamplifikasi signifikansi sensasi-nya. Anda akan mendapatkan pengalaman One Punch Man: A Hero Nobody Knows yang sesungguhnya.

Sementara dari roster yang ia usung, sesi demo yang kami jajal di kantor Bandai Namco sayangnya tidak memberikan banyak gambaran soal jumlah karakter yang bisa kita antisipasi. Namun terlepas dari segi kuantitas, namun setidaknya sesi demo singkat ini sudah memastikan komitmen akan kualitas dan kesetiaan pada sumber materi yang ada, baik dari segi visual hingga animasi serangan yang ada. Tenang saja, Anda tetap bisa menikmati aksi kebenaran Mumen Rider yang setengah mati berusaha melawan superhero yang lain dengan melempar sepeda kesayangannya.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…