Malas Bangun Pagi, Yoko Taro Hampir Batalkan NieR: Automata!

Reading time:
September 3, 2019
yoko taro

Datang untuk sensualitas desain karakter utama yang fantastis dan bertahan karena sisi gameplay super seru, musik yang menggugah, dan cerita yang bahkan lebih gelap daripada yang Anda bayangkan, ada alasan mengapa kolaborasi Square Enix, Platinum Games, dan Yoko Taro – NieR: Automata berakhir memesona. Ia terjual manis di pasaran dan mendapatkan review positif dari banyak pihak, termasuk media dan gamer. Namun dengan sikap ekstentrik sang otak – Yoko Taro, tahukah Anda bahwa game action dengan 2B sebagai karakter utama tersebut hampir dibatalkan karena satu hal sederhana? Benar sekali, karena Yoko Taro malas bangun pagi!

Hal ini dikonfirmasikan setelah salah satu akun Twitter game melemparkan fakta unik tersebut via Twitter, terbaca oleh Yoko Taro yang tidak ragu, langsung mengiyakan informasi kocak tersebut. Yoko Taro menyebut bahwa jadwal Platinum Games ketika mengerjakan NieR: Automata dimulai dari jam 9:30 pagi setiap hari, yang dianggap terlalu pagi untuk standar waktu bangunnya. Karenanya perdebatan sering terjadi dan ia hampir hendak memilih membatalkan NieR: Automata secara total. Untungnya, Platinum Games “menyerah” dan mulai mengaplikasikan waktu masuk dan pulang bebas, membuat masalah tersebut terselesaikan begitu saja.

Yoko Taro sendiri saat ini masih sibuk mengembangkan konten kolaborasi NieR dengan Final Fantasy XIV sekaligus mengerjakan sebuah proyek baru yang masih belum diungkapkan ke publik hingga saat ini. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak Anda yang bisa mengerti alasan dan rasa frustrasi karena jam bangun pagi Yoko Taro ini?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…