JagatPlay di TGS 2019: Menjajal Sword Art Online – Alicization Lycoris!

Reading time:
September 23, 2019
SAO Alicization Lycoris 4

Salah satu kelemahan terbesar dari game-game adaptasi manga / anime dari Bandai Namco? Tentu saja relevansi. Bahwa terlepas dari apakah produk tersebut menarik atau tidak di mata Anda akan sangat bergantung pada seberapa familiarnya Anda dengan sumber materi yang ada. Akan ada lebih banyak kasus dimana gamer yang sudah mengenal seri anime / manga-nya terlebih dahulu berakhir membeli game-game adaptasi seperti ini daripada game adaptasi seperti ini berakhir memperkenalkan mereka kepada sumber materi yang ada. Perasaan seperti inilah yang selalu kami rasakan setiap kali betemu dengan game yang mengusung nama “Sword Art Online” di dalamnya.

Terlepas dari popularitasnya sebagai salah satu seri anime dengan pengikut berjumlah masif di seluruh dunia, kami memang tidak pernah tertarik untuk mencicipi dan menyelesaikan seri animasinya sejak iterasi pertama. Bayangkan rasa kebingungan kami ketika hadir di acara pre-TGS 2019 Bandai Namco minggu lalu dan menemukan bahwa salah satu game yang tengah mereka persiapkan dan hendak dorong ke pasar adalah sebuah seri terbaru Sword Art Online dengan nama yang sulit untuk diingat dan disebut sebagia sub-judul – Alicization Lycoris. Berita baiknya? Menjajalnya hanya dalam 5 menit pertama cukup untuk membuat kami jatuh hati.

Bahwa sesungguhnya, terlepas dari berapa besar rasa familiar Anda dengan franchise SAO, ada sesuatu yang menarik dan menggoda di gameplay Sword Art Online – Alicization Lycoris ini. Sesuatu yang cukup untuk membuat para penggemar RPG, terutama action RPG dan MMO, untuk tertarik terjun dan jatuh hati sejak pandangan pertama.

Apa itu Sword Art Online – Alicization Lycoris?

SAO Alicization Lycoris 1
Ending Saga Alicization dibagi ke dua cabang besar: War of Underworld dalam bentuk anime dan Alicization Lycoris dalam bentuk video game.

Ini mungkin salah satu pertanyaan yang membebani banyak gamer, terutama gamer seperti kami yang memang tidak terlalu familiar dengan franchise ini. Sebelum kita memulai membicarakannya, Bandai Namco sendiri mengklaim bahwa Alicization Lycoris tetaplah sebuah seri yang bisa dinikmati oleh gamer yang tidak mengenal SAO sama sekali. Semuanya mengakar dari fakta bahwa ia hadir dengan dunia dan cerita yang orisinil.

Namun bagi gamer yang cukup familiar dengan SAO, terutama dari saga Alicization yang baru rampung beberapa bulan yang lalu, Alicization Lycoris hadir sebagai konsekuensi alternatif dari ending kisah tersebut. Saga Alicization sendiri punya dua jalur konsekuensi dari endingnya – War of the Underworld yang akan muncul dalam bentuk anime serta Alicization Lycoris – yang akan muncul dalam bentuk video game yang tengah kita bicarakan saat ini. Dengan kondisi seperti ini, gamer yang sudah menikmati saga Alicization tentu akan mendapatkan gambaran lebih jelas dan lengkap soal karakter dan dunianya yang ada, terlepas dari klaim Bandai Namco itu sendiri.

Untuk urusan presentasi, ia memang terlihat memesona. Bahwa dibandingkan dengan game-game SAO yang sempat kami cicipi sebelumnya, Bandai Namco sepertinya menemukan ruang efektif baru untuk tidak hanya menawarkan cita rasa visual anime yang kental, namun kini diperkuat dengan detail dan warna yang lebih baik. Salah satu yang memesona juga muncul dari ragam efek serangan, dari animasi gerak hingga sekedar efek partikel yang mengemuka sebagai konsekuensi dari aksi tersebut. Alicization Lycoris sendiri kabarnya juga akan mengusung banyak karakter playable di rilis final nanti, waluapun Bandai Namco sendiri menolak untuk memberikan jumlah pasti yang ada.

Anda kini akan berpetualang di sebuah dunia baru yang disebut Glacial Fields. Sesi demo kami sendiri langsung membawa Anda ke sebuah area berbentuk hutan dengan pepohonan tinggi yang tentu saja, juga memuat jalur jalan yang cukup kompleks. Agak sedikit sulit untuk melihat kira-kira area mana saja yang sebenarnya bisa Anda lewati, terutama melewati akar-akar pepohonan raksasa yang ada. Berita baiknya? Alicization Lycoris juga menyediakan fitur waypoint, dimana ia akan langsung memperlihatkan kepada Anda jalur terdekat yang dibutuhkan untuk menuju icon atau lokasi yang Anda inginkan. Di versi build yang kami jajal, fitur ini memang masih belum sempurna. Terkadang waypoint masih mengambil jalur garis lurus, mengabaikan apakah ia mungkin ditempuh (terutama dari terrain lebih tinggi / lebih rendah) atau tidak.

Sementara dari sisi audio, sayangnya kami sendiri tidak berkesempatan untuk menikmati porsi cerita yang ada. Namun setidaknya dari reaksi VA yang muncul pada saat Anda menyerang atau merespon kehadiran monster tertentu, ia terkesan hadir dengan kualitas dialog yang sepantasnya dan seharusnya. Kualitas audio untuk suara efek serangan atau spell juga hadir dengan kualitas serupa. Sejauh mata kami memandang, dari kombinasi dunia, detail visual dan audio yang ia miliki, sepertinya aman untuk menyebut bahwa Sword Art Online: Alicization Lycoris memang pantas menyandang predikat sebagai game SAO dengan sisi presentasi terbaik sejauh ini.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…