Franck Ribery Kritik Model Karakternya di FIFA 20

Reading time:
October 18, 2019
franck ribery

Dengan iterasi baru setiap tahun, fokus sebuah game sepakbola selalu berpusat pada dua hal: menawarkan sensasi simulasi bermain bola terbaik yang bisa mereka tawarkan dan menghasilkan kualitas visual yang semakin realistis. Walaupun urusan pertama sangat bergantung pada preferensi Anda dan definisi Anda terhadap kata “simulasi” itu sendiri, urusan visual memang menjadi indikator yang bisa dilihat dan dinilai secara langsung. FIFA 20 – seri terbaru dari EA melakukan tugas ini dengan sangat baik di beberapa pemain besar. Namun sayangnya, tidak untuk Franck Ribery.

Pemain asal Perancis tersebut secara terbuka mengungkapkan rasa keberatannya dengan model karakternya di FIFA 20. Via akun Twitter resminya, sembari memanggil akun resmi EA Sports, ia menyebut bahwa model karakternya sama sekali tidak mirip dengan dirinya di dunia nyata. Ia sepertinya kehilangan beragam fitur wajah yang seharusnya, yang tentu saja cukup aneh, mengingat Ribery termasuk salah satu pemain sepakbola dengan wajah yang khas. Momen ini langsung dimanfaatkan PES 2020 yang langsung melemparkan komparasi model karakter mereka yang harus diakui, memang lebih baik.

EA Sports sendiri belum melemparkan komentar resmi terkait insiden dan apakah mereka akan “memperbaiki” model wajah Franck Ribery di FIFA 20 dalam waktu dekat ini atau tidak. Bagaimana dengan Anda sendiri? Antara FIFA 20 dan PES 2020, mana game sepakbola yang menurut Anda, hadir dengan visualisasi lebih baik?

Source: Eurogamer

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…