Gust: Kami Kaget Karakter Utama Atelier Ryza Disebut Sensual

Reading time:
October 24, 2019
atelier ryza ryza

Anda bisa menyebut bahwa sebuah developer “berhasil” merancang desain karakter yang baik ketika ketertarikan sebuah game berpusat pada sosoknya, terlepas apakah karena faktor keren atau justru sensualitas yang kentara. Lihat saja apa yang berhasil dicapai Yoko Taro dengan karakter Android – 2B yang membuat banyak gamer berujung menjajal NieR Automata dan bertahan karena kualitas cerita, gameplay, dan musik yang memesona. Salah satu kasus terbaru? Tentu saja Ryza dari game terbaru Gust dan Koei Tecmo – Atelier Ryza yang bahkan sudah memicu banyak cosplay sebelumnya gamenya dirilis. Namun sensualitas Ryza yang sudah diakui banyak gamer ternyata “mengejutkan” Gust.

Hal ini dibicarakan oleh Junzo Hosoi – producer dari Atelier Ryza itu sendiri. Ia menyebut bahwa sejak awal desian karakter Ryza, sang karakter desainer – Toridamono memang sudah meminta untuk berfokus pada paha milik Ryza dan membuatnya berisi. Ia menganggap bahwa insipirasi desain dan pakaian mengakar pada posisi sang karakter sebagai seorang anak petani yang memang sering bercocok tanam. Ditambah dengan tema musim panas yang juga mengikutinya, desain ini dianggap pantas. Namun Gust mengaku mereka tidak pernah berniat untuk menjadikan Ryza karakter yang sensual, dan lebih mengejar penampilan “Cute”. Oleh karena itu, mereka cukup kaget dengan respon banyak gamer saat ini.

atelier ryza rzya1
Gust mengaku banyak gamer yang melihat Ryza sebagai karakter yang sensual karena desain awal yang mereka kejar adalah karakter yang “cute”.

Atelier Ryza: Ever Darkness & the Secret Hideout sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 29 Oktober 2019 mendatang untuk Playstation 4, Nintendo Switch, dan tentu saja – PC. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah desain karakter Ryza di sini memang terhitung sensual?

Source: Nichegamer

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…