Valve Hampir Bangun Game VR Portal

Reading time:
November 25, 2019
portal1

Tidak hadir dalam format konvensional seperti yang Anda prediksi memang, namun setelah penantian yang cukup lama, Valve akhirnya memperkenalkan seri terbaru Half-Life – Half-Life: Alyx. Ia akan mengambil timeline cerita antara Half-Life 1 dan Half-Life 2, menjadikan Alyx Vance, sang karakter companion di seri sebelumnya menjadi karakter utama. Yang menarik adalah fakta bahwa ia adalah sebuah game yang didesain secara eksklusif untuk Virtual Reality. Valve bahkan menyebutnya sebagai game “flagship” yang mereka yakini bisa mempercepat proses adaptasi teknologi VR di masa depan. Namun menariknya, Half-Life bukanlah selalu opsi pertama yang mereka kejar.

Berbicara dengan IGN, programmer Half-Life: Alyx – Robin Walker menyebut bahwa di awal, Valve sebenarnya juga sempat mempertimbangkan opsi untuk membawa Portal terlebih dahulu ke ranah VR. Namun keputusan tersebut dibatalkan dan dialihkan ke Half-Life, setelah lewat proses uji coba mereka, memainkan Portal via VR masih terhitung tidak nyaman. Kebutuhan untuk mempertahankan momentum gerak, terutama di paruh kedua gameplay Portal dianggap belum bisa difasilitasi oleh teknologi VR saat ini. Sementara di sisi lain, Half-Life yang lebih “lambat” terasa lebih nyaman untuk dimainkan dalam waktu yang lebih lama.

half life
Valve mengaku sempat mempertimbangkan Portal di awal. Namun pergerakan cepat yang tidak nyaman akhirnya membuat mereka lebih memilih Half-Life.

Half-Life: Alyx sendiri rencananya akan dirilis pada April 2020 mendatang via Steam dan eksklusif untuk perangkat VR saja. Namun berita baiknya? Tidak hanya untuk Valve Index, game ini juga akan kompatibel dengan semua perangkat VR di platform PC seperti Oculus Quest, HTC Vive, hingga Windows Mixed Reality. Bagaimana dengan Anda? Tertarik dengan sebuah game Portal dalam format VR?

Source: IGN

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…