Preview Star Wars Jedi – Fallen Order: Padawan Menawan!

Reading time:
November 18, 2019
Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 1

Sebuah hubungan yang sejauh ini mengecewakan, ini mungkin kalimat yang tepat untuk menjelaskan kerjasama eksklusivitas 10 tahun antara Disney dan EA sejauh ini. Bagaimana tidak? Ketika banyak gamer berharap ia akan berujung menjadi lebih banyak proyek game RPG atau single-player action yang mengusung cerita canon yang mendalam, yang kita dapatkan justru dua buah seri Star Wars Battlefront.

Dua buah seri yang masing-masing sempat memicu kontroversi tersendiri, baik karena minimnya konten ataupun metode microtransactions yang terkesan serakah. Oleh karena itu tidak heran jika banyak gamer, termasuk kami, begitu menantikan Star Wars Jedi: Fallen Order. Kita akhirnya bertemu dengan sebuah game single-player Star Wars yang menjadikan pertarungan lightsaber sebagai fokus, dengan Respawn Entertainment – dev. di balik seri Titanfall dan Apex Legends sbeagai penanggung jawab. Maka seperti yang bisa diprediksi, ia tampil menawan.

Kesan Pertama

Anda akan sulit untuk tidak melihat Star Wars Jedi: Fallen Order sebagai sebuah game Souls-like karena pendekatan gameplay yang ia usung, dimana pertarungan melee yang memuaskan jadi fokus. Bedanya? Tidak seperti seri Souls yang biasanya “memaksa” Anda untuk bermain di tingkat kesulitan yang sudah mereka tentukan sebelumnya, Jedi: Fallen Order memberikan empat opsi tingkat kesulitan, termasuk versi termudah untuk mereka yang sekedar ingin menikmati sisi cerita. Sementara dari sisi mekanik, Anda akan didorong untuk terus menggunakan kemampuan The Force yang beragam dari sang karakter utama – Cal Kestis untuk mencapai keuntungan strategis tertentu. Perubahan mindset untuk lebih banyak melakukan blocking daripada evade juga akan jadi kunci kemenangan.

Yang menarik juga datang dari struktur mislnya. Bahwa alih-alih linear seperti game single-player pada umumnya, dimana Anda bergerak dari satu misi ke misi lainnya, Jedi: Fallen Order membangun struktur yang lebih mirip Metroidvania. Ini berarti Anda akan punya kebebasan untuk mengeksplorasi lebih dari satu planet sesuka hati Anda. Namun progress cerita atau kesempatan untuk mengeksplorasi banyak wilayah biasanya akan sangat ditentukan oleh kemampuan apa yang sudah Anda miliki saat ini dan akan Anda dapatkan di masa depan. Di Jedi: Fallen Order, kemampuan ekstra ini tidak hanya mengakar pada sosok Cal saja tetapi juga sang robot companion-nya yang super imut – BD-1. Sistem progress-nya sendiri juga didasarkan pada sistem EXP dan Skill Points yang bisa didistribusikan ke dalam pohon skill yang tentu saja, akan memperkuat beberapa aspek terpisah milik Cal.

Namun sayangnya, Star Wars Jedi: Fallen Order juga masih mengandung satu masalah pelik ketika artikel preview ini meluncur – polish. Benar sekali, ada kesan yang kuat bahwa rilis game ini berujung terburu-buru dan tidak melewati proses kontrol kualitas yang seharusnya. Setidaknya di versi Playstation 4, Anda masih akan menemukan begitu banyak glitch dan masalah teknis. Kita bicara soal texture dunia yang tiba-tiba muncul, musuh yang terdiam tak bergerak saat Anda mengakses lingkungan baru, musuh yang tidak respawn di timing yang seharusnya setelah Anda melakukan meditasi, hingga freeze yang terjadi sepersekian detik saat Anda mengeksplorasi salah satu planet. Berita baiknya? Ini bukan masalah cacat desain dan lebih ke permasalahan teknis yang seharusnya bisa diatasi dengan kucuran patch di masa depan. Berita buruknya? Masalah teknis ini frekuentif dan hampir terjadi di semua dunia yang ditawarkan oleh Jedi: Fallen Order.

Kami sendiri sebenanrya sudah menyelesaikan porsi cerita yang ternyata memakan waktu cukup lama. Namun izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven di bawah ini untuk membantu Anda mendapatkan gambaran apa yang hendak ditawarkan Star Wars Jedi: Fallen Order ini sembari menunggu apakah dalam waktu 1 minggu ke depan hingga artikel review dilepas, akan ada patch-patch untuk mengatasi masalah teknis yang ada sebagai bentuk testimoni dan jaminan perhatian dari Respawn sendiri. May the Force be with you..

RAW Screenshot

(4K dengan Playstation 4 PRO)

Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 6 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 12 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 22 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 58 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 66 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 88 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 126 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 137 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 144 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 148 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 157 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 170 Star Wars Jedi Fallen Order jagatplay 190
Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…