Dragon Quest XI Tembus 5,5 Juta Kopi

Reading time:
December 19, 2019

Dragon Quest XI jagatplay part 1 285 600x338 1

Modernisasi dan usaha untuk membuat franchise tetap relevan tidak harus selalu diikuti dengan perubahan sistem gameplay secara radikal, hal inilah yang sepertinya berhasil dibuktikan Square Enix dengan Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age. Ketika banyak game JRPG saat ini mulai menjadikan action RPG sebagai basis gameplay agar terasa lebih modern sekaligus menjadi upaya untuk menarik fans baru, Dragon Quest XI mempertahankan cita rasa turn-based klasiknya. Dipadukan dengan kualitas visualisasi memesona dan sisi cerita yang pantas untuk diacungi jempol, ia mencuri hati gamer dan kritikus. Berita baiknya? Rasa cinta tersebut juga tercermin lewat angka penjualan yang fantastis.

Square Enix secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menjual tidak kurang dari 5,5 juta kopi Dragon Quest XI baik dalam format fisik ataupun digital. Angka penjualan ini merupakan akumulasi dari versi Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age biasa dan versi Definitive Edition.

Dragon Quest XI jagatplay part 2 20
Dragon Quest XI resmi terjual 5,5 juta kopi dari versi fisik dan digital.

Sang game designer – Yuji Horii percaya bahwa angka ini merupakan akumulasi tidak hanya dari para fans lama saja, tetapi juga gamer pendatang baru yang terjun masuk ke dunia DQ untuk pertama kalinya via seri ini. Ia sendiri mengaku tak percaya bahwa Dragon Quest saat ini menjadi judul yang tidak hanya dicintai gamer Jepang saja, tetapi juga gamer Internasional, melampaui kendala geografis dan bahasa. Ia tidak pula mengucapkan terima kasih untuk pencapaian fantastis ini.

Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age sendiri saat ini tersedia untuk Playstation 4, Nintendo 3DS, Nintendo Switch, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang jatuh hati dengan seri yang satu ini?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…