Greene: Prologue Bukan PUBG 2

Reading time:
December 16, 2019

Jika Anda sempat menikmati acara The Game Awards 2019 yang diselenggarakan beberapa hari yang lalu, Anda pasti masih kebingungan dengan salah satu teaser bernama Prologue di sana. Bagaimana tidak? Ketika sebagian besar game yang tampil di sana menjelaskan dengan lebih banyak detail produk yang hendak mereka bawa ke pasaran, baik yang sudah diumumkan kepada publik atau baru diperkenalkan di sana, hadirlah sebuah teaser misterius berdurasi 30 detik yang tidak menjelaskan apapun. Yang kita dapatkan hanyalah nama “Prologue” dan bagaimana franchise battle-royale – Playerunknown terkait dengannya. Apa sebenarnya Prologue ini?

Setidaknya detail pertama sudah mengemuka dari mulut Brendan “PlayerUnknown” Greene sendiri terkait Prologue. Pertama, ia tidak berhubungan dengan game single-player dari semesta PUBG yang sempat diumumkan sebelumnya dan akan ditangani oleh developer baru bernama Striking Distance. Kedua? Ia juga dipastikan bukan PUBG 2. Yang ketiga dan yang paling mengejutkan? Prologue bukanlah sebuah game shooter.

prologue
Greene memastikan bahwa Prologue bukanlah PUBG 2.

Hal ini dijelaskan Greene dalam wawancaranya dengan situs Forbes. Greene menyebut bahwa Prologue adalah sebuah langkah awal yang ia ambil untuk meracik sebuah teknologi baru sekaligus sebuah pintu masuk untuk sebuah dunia yang benar-benar baru untuk Greene sendiri. Lewatnya, ia ingin menghadirkan sesuatu yang baru dan berbeda di skala global. Ia menolak untuk berbicara lebih jauh dan hanya menyebut bahwa untuk proyek yang satu ini, ia memiliki kebebasan kreatif dan di saat yang sama, sebuah kesempatan yang langka.

PlayerUnknown Productions yang namanya muncul di bagian akhir teaser dipastikan masih berhubungan dengan PUBG Corp – perusahaan utama yang menangani PUBG saat ini. Bagaimana menurut Anda? Ada spekulasi apa sebenarnya itu Prologue?

Source: Forbes

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…