Sony Daftarkan Paten Kontroler Baru Playstation

Reading time:
December 30, 2019
plasytation1

Diskusi terkait konsol generasi selanjutnya memang sudah gencar dilakukan Sony sejak beberapa bulan yang lalu. Walaupun pada akhirnya Microsoft yang terlebih dahulu memperlihatkan bentuk konsol next-gen mereka – Xbox Series X di ajang TGA 2019 beberapa minggu lalu, Sony sudah secara aktif memberikan gambaran performa seperti apa yang bisa kita antisipasi dari Playstation 5 nantinya. Bahkan, sebuah game perdana berjudul Godfall sudah diperkenalkan dan diumumkan untuknya. Namun konsol generasi terbaru tidak selalu soal peningkatan performa saja. Kita juga berbicara soal tambahan fitur dan gimmick yang terkadang juga diwakili oleh desain bentuk kontroler itu sendiri.

Sony memang belum secara terbuka memperlihatkan Playstation 5 dan menjelaskan detailnya secara mendetail, namun ragam spekulasi terus mengemuka. Salah satunya berfokus pada si kontroler yang kemungkinan besar akan menyandang nama DualShock 5. Lewat pendaftaran paten yang sempat mengemuka, ia sempat disebut-sebut akan menghadirkan fitur mic built-in yang akan bisa digunakan untuk voice commands. Namun paten terbaru yang baru didaftarkan Sony tanggal 26 Desember 2019 yang lalu memperlihatkan desain baru dengan dua ekstra tombol di bagian belakang yang bisa dikustomisasi fungsinya.

dualshock new
Paten baru yang didaftarkan Sony memperlihatkan desain baru DualShock dengan dua ekstra tombol di bagian belakang.

Sony sendiri tidak secara terbuka menyebut bahwa kontroler ini didesain untuk Playstation 5. Ada indikasi kuat juga yang meyakini bahwa bisa jadi ini adalah varian baru DualShock 4. Apa pasal? Karena paten yang sama menuliskan bahwa ia masih menggunakan micro-USB port dan bukannya USB-C, seperti yang sempat dilaporkan akan diusung oleh Playstation 5. Ada kemungkinan ini adalah varian DualShock 4 baru mengikuti pengumuman attachment dengan fungsi serupa yang sempat dilemparkan beberapa waktu yang lalu.

Namun jika memang ini berakhir menjadi desain DualShock 5, tentu menarik untuk melihat kenyamanan dan ekstra fungsi seperti apa yang bisa dioptimalkan dengan menggunakan dua ekstra tombol di bagian belakang ini. Terlihat menarik di mata Anda?

Source: Polygon

Load Comments

PC Games

April 6, 2023 - 0

Review Troublemaker: Hasrat Tinggi tapi Impotensi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Troublemaker di versi akhir? Apa…
January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…

PlayStation

May 26, 2023 - 0

Wawancara dengan Hiroshi Takai & Koji Fox (Final Fantasy XVI)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Hiroshi Takai dan Koji Fox dari…
May 26, 2023 - 0

Menjajal Final Fantasy XVI: Kini Dewasa, Penuh Gairah!

Seperti apa impresi 4 jam pertama kami dengan Final Fantasy…
May 8, 2023 - 0

Review Horizon Forbidden West – Burning Shores: Playstation 5 Pamer Kekuatan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Horizon Forbidden West – Burning…
April 18, 2023 - 0

Review Dead Island 2: Akhirnya Datang Juga!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Island 2? Apakah ia…

Nintendo

May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…