Google Stadia Akan Tambahkan 120 Game di 2020

Reading time:
January 17, 2020

 

stadia

Apakah dunia siap dengan layanan game streaming? Keyakinan bahwa konsep ini adalah “masa depan gaming” memang bergaung kuat. Beberapa perusahaan raksasa juga meyakini bahwa dengan popularitas dan akses internet cepat yang kian terjangkau, ini adalah momen yang tepat. Dengan pasar baru yang masih terbuka luas, bahkan nama sebesar Google ikut terjun masuk. Google Stadia sudah secara resmi diluncurkan di tahun 2019 yang lalu, namun sayangnya, mendapatkan respon yang tidak seberapa positif. Kritik terhadap kualitas gambar hingga restriksi teknis yang terjadi justru mendominasi percakapan. Di tahun 2020 ini, Google menegaskan komitmen pada Stadia.

Dalam blog post resmi terbaru mereka, Google menegaskan dukungan untuk platform game streaming mereka – Stadia di tahun 2020. Google akan menyuntikkan tidak kurang dari 120 buah game sepanjang tahun.

google stadia
Google Stadia akan menambahkan tidak kurang dari 120 buah game di sepanjang tahun 2020, dengan 10 di antaranya bersifat eksklusif sementara.

Kerennya lagi? 10 dari 120 game tersebut adalah game rilis eksklusif sementara yang akan tersedia untuk Google Stadia terlebih dahulu sebelum terjun ke platform yang lain. Google berjanji akan berbagi daftar game-game ini segera. Tidak hanya itu saja, mereka juga menjanjikan update fitur dalam tiga bulan ke depan yang akan menambahkan support untuk smartphone yang lain di luar Google Pixel hingga kemampuan 4K Gaming untuk mereka yang menikmatinya via web.

Google Stadia sendiri saat ini sudah memiliki 22 buah game yang bisa diakses gamer di beberapa region rilis resmi, yang sayangnya, tidak termasuk Indonesia. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang penasaran dengan Google Stadia?

 Source: Google

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…