EA Naikkan Harga Regional Game di Steam, Rupiah Kini 2x Lipat Lebih Mahal!

Reading time:
February 10, 2020
ea logo

Menjadi berita yang super membahagiakan tentu saja mendengar EA, yang selama ini terus mendorong platform digital mereka – Origin untuk rilis versi PC kini akhirnya kembali ke Steam! Entah apa yang mendasari keputusan tersebut, namun bagi gamer PC yang sulit untuk membeli game-game EA di Origin, ini tetap sebuah langkah yang pantas untuk disambut baik. Star Wars Jedi: Fallen Order menjadi “debut” untuk kebijakan baru ini, dengan janji rilis lebih banyak game terbaru dan lawas mereka di masa depan. Namun apakah kembalinya EA ke Steam ini hanya menghasilkan sesuatu yang positif? Bukan EA namanya jika mereka tidak melakukan sesuatu yang tidak rasional hingga membuat langkah sekeren ini, berujung dicaci-maki.

Alasannya? EA secara tiba-tiba menaikkan harga game-game mereka di Steam, termasuk game-game lawas mereka. Tidak berlaku secara global, EA sepertinya memodifikasi dan meningkatkan harga ini berdasarkan harga region di masing-masing wilayah, termasuk Indonesia. Hampir semua region mengalami peningkatan ini dengan persentase yang berbeda-beda, dimana Indonesia termasuk salah satu yang “sial”. Seberapa sial? Beberapa game lawas seperti Dragon Age: Origins mengalami peningkatan harga hingga 107%! Game yang sempat ditawarkan di harga Rp 135.999,- itu kini dipatok dengan harga standar baru di Rp. 282.000,-.

crysis 2 rupiah
Harga “standar” baru Crysis 2 di Steam.
mass effect 2 rupiah
Mass Effect 2 mengalami kebijakan yang sama.
dragon age origins rupiah
Dragon Age Origins, game yang dirilis di tahun 2009, kini mengusung harga lebih mahal 2x lipat di Rupiah dibandingkan harga sebelumnya.

Peningkatan serupa juga terjadi hampir di semua game EA yang tersedia di Steam saat ini, dimana Anda kini harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan setiap dari mereka. EA sendiri tidak banyak bicara soal alasan di balik peningkatan harga regional ini, namun spekulasi meyakini ini menjadi langkah untuk membuatnya setara dengan harga di Origin dan oleh karena itu, membuat Origin terlihat lebih bersaing.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang kini berujung “tidak suka” dengan kembalinya EA ke Steam? Atau Anda melihat ini sebagai langkah yang rasional?

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…