Review Kingdom Hearts 3 – ReMind (DLC): Sekadar Mengingatkan!

Reading time:
February 4, 2020

Banyak gamer yang mungkin tidak paham dengan rasa “lega” yang mengemuka ketika Square Enix resmi mengumumkan eksistensi Kingdom Hearts 3 beberapa tahun yang lalu. Bahwa setelah melewati proses penantian yang panjang untuk sebuah konklusi cerita, Square Enix kembali menugaskan Tetsuya Nomura untuk mengeksplorasi game yang mengkombinasikan dunia Final Fantasy dan Disney ini. Ketika game tersebut berakhir di tangan, bisa dicicipi dengan kualitas visualisasi modern, dan memenuhi tugasnya untuk memberikan kesimpulan akhir, dua kubu opini mengemuka. Mereka yang bahagia sekedar bisa melihatnya kembali dan mereka yang kecewa karena penanganan konten dan cerita yang terhitung buruk.

Satu yang pasti, Square Enix sendiri bergeming. Kehadiran Kingdom Hearts 3 yang menjadi “kebangkitan kembali” franchise ini di luar begitu banyaknya proyek rilis ulang di beragam generasi menjadi tonggak untuk lebih banyak seri Kingdom Hearts di masa depan. Saga Xehanort memang sudah selesai, namun petualangan Sora dkk untuk membongkar lebih banyak misteri terkait semesta berhujankan pedang berbentuk kunci ini sepertinya baru dimulai. Menariknya lagi? Berbeda dengan rilis seri utama di masa lalu yang diikuti dengan versi “Final Mix” setelahnya untuk ekstra konten baru, Square Enix memutuskan untuk menawarkan pendekatan lebih modern dan relevan. Mereka memperkenalkan dan melepas sebuah DLC bertajuk “Re:Mind” dengan konten ekstra yang didesain untuk menjawab beberapa kekurangan yang sempat muncul di versi vanilla-nya.

Pertanyaan besarnya kini tentu saja satu, apakah Re:Mind berhasil menawarkan sebuah konten DLC yang sepadan untuk harganya yang terhitung tinggi? Apa yang ia tawarkan dan mengapa kami menyebutnya sebagai DLC yang datang untuk “sekadar mengingatkan”? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda!

Plot

 

 

Peringatan: Mengingat cerita Re:Mind dimulai dari porsi ending Kingdom Hearts 3 versi vanilla, maka Anda yang belum memainkan KH3 dan benci dengan spoiler, kami sarankan untuk meloncat langsung ke halaman selanjutnya!

 

ReMind berusaha “membenahi” ending yang terjadi di versi vanilla Kingdom Hearts 3.

Re:Mind melanjutkan cerita langsung dari ending yang Anda dapatkan di Kingdom Hearts 3 versi vanilla. Untuk Anda yang sudah mulai melupakannya, ending ini berkutat pada ambisi Sora untuk mencari dan merebut kembali Kairi yang memang berujung menjadi “korban” dari pertempuran terakhirnya melawan Xehanort. Sora di ending tersebut terlihat menggunakan Keyblade andalannya untuk berpindah semesta, tanpa banyak detail, yang mengindikasikan petualangan selanjutnya.

Di kala ending tersebut mengemuka, banyak gamer yang berspekulasi bahwa perjalanan mencari Kairi ini akan menjadi motivasi utama seri Kingdom Hearts selanjutnya, yang akhirnya tidak lagi berhubungan dengan Xehanort. Namun siapa yang menyangka bahwa petualangan baru tersebut ternyata justru didorong sebagai DLC yang akhirnya resmi menyandang nama “Re:Mind”. Yang lebih menyebalkannya lagi? Dengan konklusi cerita yang ia usung, perjalanan menemukan Kairi ini justru terasa seperti ending yang seharusnya dan selayaknya dihitung canon daripada versi vanilla Kingdom Hearts 3 itu sendiri. Iterasi endingnya memang tidak banyak, namun ia menutup kisah Xehanort dengan lebih sempurna.

Sora berusaha mencari dan merebut kembali Kairi.
Ia harus kembali ke pertarungan final sebelumnya untuk menemukan potongan hati Kairi.

Setelah pertempuran akhir melawan Xehanort dengan posisi Kairi yang menghilang, Sora memutuskan untuk mencari solusi seketika untuk menemukannya kembali. Chirity di the Final World hadir dengan sebuah solusi fantastis. Sora bisa menggunakan kemampuan Awakening-nya untuk terakhir kalinya, bergerak kembali ke momen sebelum perang melawan 13 kegelapan milik Xehanort, dan mencari solusi untuk menemukan kembali kepingan hati Kairi untuk membawanya “pulang”. Jalan untuk mencari dimana kepingan hati Kairi ini diyakini Chirity terletak di dalam hati para Keyblade Wielder, terutama mereka yang berhasil menemukan resolusi di atas ketakutan dan kecemasan sebelum pertempuran terakhir. Namun bedanya? Sora diminta Chirity untuk menerima apapun konsekuensi yang terjadi di perjalanan ini. Tidak ada lagi trik untuk mengembalikan waktu, tidak ada lagi usaha untuk membenahi konsekuensi negatif yang mungkin muncul, hanya bergerak maju saja, dan Sora harus lapang dada terlepas dari apakah ia berakhir bisa menyelamatkan Kairi atau tidak.

Maka seperti yang bisa diprediksi, perjalanan Sora ini sendiri tidak mudah. Selain harus membantu para Keyblade Wielder untuk sekali lagi bertarung melawan para kegelapan, “Sora masa depan” ini juga harus membantu mereka untuk menemukan resolusi dan kemantapan hati untuk mengunci kemenangan. Bukan untuk membantu mereka mengatasi keraguan saja, tetapi juga menemukan kembali kepingan hati Kairi, menyempurnakannya, dan membuka lubang kunci dimanapun Kairi saat ini berada.

Mampukah Sora melakukannya?

Mampukah Sora melakukan tugas berat yang tidak mudah ini? Tantangan seperti apa saja yang harus ia hadapi? Bagaimana perjalanan menemukan kembali Kairi ini berujung mengubah cerita dan ending dari versi vanilla Kingdom Hearts 3 itu sendiri? Anda tentu saja harus memainkan ReMInd untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang satu ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…