Review One Punch Man – A Hero Nobody Knows: OK untuk Fans!

Reading time:
March 5, 2020
One Punch Man A Hero Nobody knows jagatplay part 1 3

Jika kita berbicara soal salah satu produk yang punya asosiasi kuat dengan nama Bandai Namco, maka video game berbasis franchise anime / manga populer sudah pasti akan mengikuti. Strategi yang sudah mereka tempuh selama bertahun-tahun ini memang tidak selalu menghasilkan game yang dari sisi kualitas pantas untuk dipuji, namun menghasilkan banyak game yang tetap berujung memuaskan para fans. Tren ini sepertinya terus berlanjut dengan seiring tumbuh dan tenggelamnya seri-seri anime / manga yang populer di pasaran. Namun harus diakui, ada beberapa konsep yang tidak pernah terpikirkan akan bisa diadaptasikan sebagai sebuah video game. Salah satunya? One Punch Man.

Anda yang sudah membaca artikel preview kami sepertinya sudah memiliki gambaran yang lebih jelas soal apa yang ditawarkan One Punch Man: A Hero Nobody Knows. Sempat diumumkan dan diperkenalkan sebagai game fighting, impresi utama kami justru lebih melihatnya sebagai game adventure yang “kebetulan” menjadikan mekanik game fighting sebagai pondasi gameplay alih-alih sebaliknya. Ada banyak keputusan dan mekanik yang membuatnya tidak bekerja dengan baik sebagai game fighting, namun di sisi lain, tetap mempertahankan loyalitas pada sumber materi yang tetap tercerminkan manis pada gameplay dan sisi cerita yang ada. One Punch Man: A Hero Nobody Knows meninggalkan sebuah impresi yang harus diakui, membingungkan.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh One Punch Man: A Hero Nobody Knows ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang OK untuk fans saja? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

One punch man a hero nobody knows jagatplay part 2 34
One Punch Man: A Hero Nobody Knows mengambil timeline cerita dari season pertama anime-nya.

Untuk Anda yang tidak terlalu familiar dengan semesta One Punch Man, ia mengambil sebuah dunia yang kini diisi dengan organisasi superhero dan supervillain di dalamnya, yang masing-masing hadir dengan “misi suci” mereka sendiri. Perseteruan antara dua kubu yang juga terbagi ke dalam beragam kelas dan tingkat kekuatan ini sepertinya menjadi pemandangan sehari-hari yang tidak terelakkan. Para superhero tentu punya kewajiban untuk melindungi dunia dan manusia di dalamnya, baik dari sekedar tindak kejahatan kecil seperti pencurian hingga kedatangan monster super yang mampu meratakan dunia tanpa masalah.

Dari sisi cerita, One Punch Man: A Hero Nobody Knows mengikuti kisah dari season pertama anime-nya. Ini berarti sekuens pertarungan Anda melawan monster-monster istimewanya akan mengikuti season tersebut hingga pertarungan final melawan Boros di akhir. Namun alih-alih menggunakan karakter darinya, Anda akan memerankan Avatar racikan Anda sendiri. Avatar yang baru saja menemukan jalannya di dalam asosiasi superhero ini berujung menemukan jalannya untuk bertemu dengan sang karakter utama – Saitama dan muridnya, Genos.

One punch man a hero nobody knows jagatplay part 2 3
Anda memainkan Avatar Anda sendiri – seorang superhero baru yang terlibat dengan Genos dan Saitama.
One punch man a hero nobody knows jagatplay part 2 33
Beberapa scene mengganti posisi Genos dari sisi cerita dengan karakter Avatar Anda.

Maka seperti apa yang terjadi dengan seri anime-nya, hampir sebagian besar kisah yang Anda temukan merupakan reka ulang cerita darinya. Yang berbeda kini hanyalah usaha untuk mengintegrasikan karakter Avatar Anda ke dalamnya. Sang karakter Avatar akan diposisikan dan diceritakan sebagai “murid Genos” yang membuatnya mau tidak mau, harus bersinggungan dengan sosok Saitama itu sendiri. Ia juga akan terlibat dalam pertarungan beberapa boss ikonik yang di seri anime-nya tetap dikalahkan oleh Saitama untuk sekedar menawarkan alternatif cerita ekstra. Ada kesan juga di beberapa scene bahwa karakter Avatar ini berujung mengisi posisi yang seharusnya melibatkan Genos di sumber materi utama.

One punch man a hero nobody knows jagatplay part 2 2
Ancaman seperti apa yang akan Anda hadapi?

Lantas, tantangan seperti apa yang harus dihadapi oleh karakter Avatar Anda dalam usaha untuk mencapai posisi lebih tinggi di asosiasi para superhero? Sekuat apa ia bisa tumbuh? Mampukah ia menundukkan ancaman besar yang menunggu superhero bumi? Anda tentu saja harus memainkan One Punch Man: A Hero Nobody Knows ini untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…