Nintendo Tak Kuat Penuhi Lonjakan Permintaan Switch di Jepang

Reading time:
April 8, 2020
nintendo switch1

Anda yang mengikuti perkembangan harga konsol di Indonesia sepertinya tidak akan asing lagi dengan fenomena harga Nintendo Switch yang tengah menggila. Di tengah wabah COVID-19 yang masih terjadi, konsol hybrid milik Nintendo tersebut mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan, entah karena permintaan tinggi atau popularitas Animal Crossing: New Horizons yang jadi fenomena tersendiri. Satu yang pasti, tingginya permintaan ini ternyata bukan sekedar fenomena yang terjadi di Indonesia. Di pasar lokalnya sendiri – Jepang, Nintendo bahkan secara terbuka mengungkapkan ketidakmampuan mereka untuk memenuhi permintaan pasar yang ikut meninggi tersebut.

Menyadur informasi dari situs bisnis – Nikkei, Nintendo kabarnya berujung menunda distribusi Switch mereka di Jepang untuk minggu ini dengan barang baru ditujukan untuk mereka yang sudah melakukan pemesanan terlebih dahulu saja. Penundaan distribusi ini hanya terjadi di Jepang saja, namun tidak akan mempengaruhi pasar Eropa dan Amerika Serikat dimana stock tersedia. Terlepas dari fakta bahwa pabrik Switch di China dan Vietnam sudah mulai sedikit pulih, ia tetap tidak mampu memasok cukup jumlah Switch untuk memenuhi permintaan gamer Jepang yang terus meroket. Bermasalahnya jalur distribusi karena karantina juga mempengaruhi keputusan ini.

Nintendo Jepang sendiri belum angkat bicara kira-kira kapan distribusi akan kembali dilanjutkan di masa depan. Satu yang pasti, situasi ini berhasil membuat harga Nintendo Switch meningkat hingga dua kali lipat dari harga yang direkomendasikan oleh Nintendo sendiri. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang tertarik Switch setelah karantina yang terjadi?

Source: Nikkei

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…