The Witcher Umumkan Film Seri Prekuel, 1.200 Tahun Sebelum Geralt

Reading time:
July 27, 2020
the witcher

Kesuksesan yang lebih besar daripada yang diperkirakan oleh sang peracik film, ini mungkin kalimat yang tepat untuk menjelaskan posisi film The Witcher yang tersedia via Netflix. Bahwa secara menakjubkan, tidak hanya menggoda untuk para gamer yang sempat menikmati film dan novel-nya, ia berhasil menarik banyak fans baru yang datang sekadar untuk menikmati cerita fantasi solid atau Henry Cavill – sang aktor utama yang memerankan sosok Geralt. Kesuksesan versi film seri ini bahkan cukup untuk “membangkitkan” kembali ketertarikan untuk versi game-nya, yang diikuti dengan lonjakan jumlah gamer dan pembelian The Witcher 3: Wild Hunt. Seperti yang bisa diprediksi, kesuksesan ini tentu tidak akan dibiarkan untuk lewat begitu saja.

Selain Season kedua, sang otak – Lauren S. Hissrich ternyata punya satu proyek lain terkait franchise The Witcher. Ia secara resmi memperkenalkan sebuah film seri 6 episode yang disebut sebagai The Witcher: Blood Origin, yang tentu saja tetap akan melibatkan sang penulis novel – Andrzej Sapkowski di dalamnya. Tidak main-main, Blood Origin akan diposisikan sebagai prekuel dan akan mengambil setting 1.200 tahun sebelum eksistensi Geralt. Ia akan menjelajahi mitos dan lore dari Continent sekaligus bercerita soal bagaimana Witcher pertama muncul di dunia. Declan de Barra akan bertindak sebagai sutradara.

Belum ada informasi pasti soal tanggal tayang The Witcher: Blood Origin ini ataupun aktor / aktris yang akan berperan di dalamnya. Satu yang pasti, ia akan kembali berdiri di bawah bendera Netflix. Bagaimana menurut Anda? Terdengar seperti premis yang menarik?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…