Review Mafia – Definitive Edition: Tak Sekadar Cantik!

Reading time:
September 30, 2020

Hidup sebagai seorang mafia dengan darah keluarga Italia yang kental adalah plot yang memang sudah banyak dieksplorasi dengan fantastis, terutama dari sineas Hollywood. Film seperti Godfather (setidaknya dua seri pertama) berujung menjadi sebuah mahakarya yang sudah sepantasnya tidak dilewatkan, terutama karena karakter, visual, dan kisahnya yang menarik. Konsep mafia yang sama terus tumbuh dan tidak lagi “terkurung” pada film layar lebar saja. Beberapa video game juga sempat berusaha mengeksplorasi konsep yang sama, dengan cerita dan karakter original mereka sendiri, sembari berjuang untuk bisa mencapai kualitas yang serupa. Salah satu yang punya popularitas tinggi? Tentu saja, Mafia.

Berdiri di bawah bendera 2K dengan Hangar 13 sebagai penanggung jawab utama, franchise yang satu ini memang tengah mendapatkan “hantaman” keras karena kualitas seri ketiga yang sayangnya, memang terhitung buruk. Kerinduan gamer untuk sensasi mencicipi seri Mafia (lagi-lagi, setidaknya untuk dua seri pertama) di masa lalu tidak lagi terbendung. Di momen ini, 2K dan Hangar 13 tiba-tiba memperkenalkan Mafia: Definitive Edition, sebuah proyek remake memesona yang hadir dengan tidak hanya menawarkan perubahan visual saja, tetapi juga sedikit ekstra modifikasi karakter dan cerita di dalamnya. Pertanyaannya tentu saja satu – apakah semua perlakuan ini akan cukup untuk membuat game yang pertama kali dirilis di tahun 2002 ini berujung kembali relevan?

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Mafia – Definitive Edition inI? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sekadar cantik? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Mafia: Definitive Edition masih memuat garis cerita yang sama dengan seri original tahun 2002-nya.

Terlepas dari statusnya sebagai sebuah game Remake, Mafia: Definitive Edition mengusung garis cerita yang sama dengan apa yang ditawarkan oleh Mafia I original di tahun 2002 yang lalu. Ada perubahan scene di beberapa titik memang, namun inti cerita yang ditawarkan tidak berbeda.

Anda berperan sebagai seorang supir taksi bernama Tommy Angelo, yang di satu titik, “terpaksa” menyelamatkan dua Mafioso dari keluarga Salieri yang saat itu tengah terdesak. Kemampuan Tommy untuk membawa keduanya – Paulie dan Sam ke tempat yang aman langsung membuatnya mendapatkan apresiasi ekstra dari Salieri. Lelah dengan kehidupan sebagai supir taksi yang tidak banyak membuahkan hasil, Tommy pun pelan tapi pasti mulai “terserap” ke dalam lingkaran keluarga Salieri. Misi-misi lebih sulit dan penting atas nama keluarga dan bisnis Salieri pun ia tempuh di kota bernama Lost Heaven ini.

Anda akan berperan sebagai Tommy Angelo – seorang supir taksi yang lewat beragam kejadian berujung “terserap” sebagai mafioso keluarga Salieri.
Konflik melawan keluarga mafia lain – Don Morello menjadi tidak terhindarkan di tengah situasi ekonomi Amerika yang di kala itu, sulit.

Salah satu keluarga kompetitor untuk Salieri adalah Don Morello yang pengaruhnya juga melibatkan beragam politisi super penting. Sempat bersinggungan beberapa kali, konflik antara keduanya memang tidak terelakkan, apalagi dengan beberapa lokasi bisnis ilegal yang diperebutkan keduanya. Bertukar peluru dan nyawa untuk waktu yang sangat lama, eksalasi konflik keduanya terjadi ketika Don Morello secara terbuka berusaha membunuh Don Salieri. Tommy pun kini harus menempuh lebih banyak misi berbahaya, di tengah usaha untuk melindungi sang anak dan istri yang ia cintai. Lebih parahnya lagi? Salieri juga harus beberapa kali menelan pil pahit bahwa keluarga mafia yang ia bangun, ternyata tidak se-loyal yang ia bayangkan.

Misi dan tantangan seperti apa saja yang harus dijalani seorang Tommy Angelo?

Lantas, misi-misi seperti apa saja yang harus dilalui oleh Tommy? Mampukah ia membantu Salieri sebagai penguasa utama Lost Heaven? Mampukah ia melindungi keluarga yang ia cintai ini? Semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan bisa Anda dapatkan dengan memainkan Mafia: Definitive Edition ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…

PlayStation

April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…
March 9, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Housemarque (RETURNAL)!

Housemarque dan rilis konsol terbaru Playstation memang jadi kombinasi tidak…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…