Review 13 Sentinels – Aegis Rim: Rangsang Mata, Rangsang Otak!

Reading time:
October 2, 2020

Karyanya memang seringkali memicu salah paham sebagai game racikan Atlus, mengingat logo developer / publisher ternama tersebut memang selalu mengemuka lebih dahulu di layar utama. Namun bagi mereka yang sempat mencicipi game-game racikan Vanillaware di masa lalu, ada sesuatu yang istimewa dengan game-game yang berhasil mereka telurkan. Salah satunya datang dari kualitas visualisasi yang selalu mendorong seni gambar tangan memanjakan mata sebagai basis, hingga tumbuh menjadi sebuah identitas yang mudah dikenali dengan hanya sekadar memandang-nya saja. Dengan kualitas gameplay dan cerita yang seringkali memuaskan, para penikmat Odin Sphere dan Dragon’s Crown tentu begitu menantikan proyek teranyar mereka – 13 Sentinels: Aegis Rim yang akhirnya tersedia di barat.

Anda yang sempat membaca artikel preview kami sebelumnya tentu sudah memiliki sedikit gambaran terkait apa yang hendak ditawarkan oleh 13 Sentinels: Aegis Rim. Terjun masuk ke dalam game sci-fi dengan 13 karakter utama ini menjadi pengalaman yang menarik, bukan hanya karena presentasi yang memanjakan mata dan telinga, tetapi juga lewat kerapian dan kompleksitas konsep cerita yang ia usung.  Bahwa pertarungan antara mecha raksasa VS kaiju yang terus “dijual” di setiap screenshot dan trailer yang tersedia di pasaran hanyalah sebagian kecil dari kegilaan yang termuat di dalam 13 Sentinels: Aegis Rim. Dengan daya tarik cerita yang kuat, kami bahkan tidak ragu untuk mulai menominasikannya sebagai game dengan cerita terbaik di tahun 2020 ini.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 13 Sentinels: Aegis Rim ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang siap untuk merangsang mata dan merangsang otak Anda? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Dengan tema sci-fi kental, di permukaan 13 Sentinels: Aegis Rim memang menjadikan pertarungan antara mecha vs kaiju sebagai fokus.

Kompleks adalah kata yang tepat untuk menjelaskan keseluruhan plot yang hendak diusung 13 Sentinels: Aegis Rim. Pelan tapi pasti pergerakan cerita akan membuat konsep pertarungan antara mecha raksasa VS kaiju yang ia usung  menjadi bagian kecil dari ranah sci-fi yang hendak dijamah oleh Vanillaware.

Anda akan berperan sebagai 13 remaja siswa sekolah yang dengan alasan misterius, memiliki kemampuan untuk memanggil sebuah mecha raksasa yang disebut sebagai Sentinels. Ancaman datang dari serbuan para Kaiju yang alih-alih organik, justru mengusung bentuk bak mesin beragam bentuk dan fungsi yang sama-sama mengancam. Menjadi tanggung jawab ke-13 remaja yang sebagian besar merupakan siswa di sekolah yang sama ini, untuk menghalau ancaman tersebut. Pertarungan epik tidak lagi terelakkan.

Usaha untuk menghalangi para kaiju ini juga membuat beberapa karakter harus melewati perjalanan waktu demi mempersiapkan diri.
Cerita dibangun tidak hanya dari satu, tetapi 13 karakter berbeda lintas timeline.

Misteri akan semakin menebal ketika Anda menemukan bahwa siswa-siswa yang bersekolah di tempat yang sama ini ternyata tidak datang dari satu timeline yang sama. Dengan dalih untuk mencegah kehancuran di masa depan dan memastikan proses pengembangan Sentinels memenuhi jadwal dan tepat waktu untuk “menyambut” para Kaiju, perjalanan waktu pun harus dilakukan. Maka karakter-karakter pilot ini pun bersinggungan satu sama lain, lintas waktu, lintas timeline, untuk mencapai misi ini. Namun, ketidaksemua remaja ini datang dengan damai. Perbedaan level soal informasi, pengetahuan, serta basis timeline dimana mereka datang dan tiba membuat konflik tidak terelakkan.

Apa yang sebenarnya terjadi dengan dunia 13 Sentinels: Aegis Rim?

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di dunia 13 Sentinels – Aegis Rim? Darimana datangnya para kaiju-kaiju ini? Mampukah ke-13 remaja ini menundukkan mereka? Bagaimana perjalanan lintas waktu mereka bisa dimungkinkan terjadi? Anda tentu saja harus memainkan game ini untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

December 28, 2020 - 0

Review Cyberpunk 2077: Terjebak Ilusi Korporasi!

Game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini, tidak ada…
December 15, 2020 - 0

Preview Cyberpunk 2077: Berandal Masa Depan!

Menyebutnya sebagai game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini…
December 4, 2020 - 0

Review Assassin’s Creed Valhalla: Saga Sang Penjarah!

Tidak lagi mengusung sistem rilis tahunan dan memberikan sedikit ruang…
December 3, 2020 - 0

Preview Immortals Fenyx Rising: Dewa dan Monster!

Perhatian untuk proyek yang satu ini memang terhitung besar ketika…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…