Lelucon Dianggap Rasis, Film Monster Hunter Ditarik dari China

Reading time:
December 7, 2020
monster hunter movie

Melihat gelagat film adaptasi Monster Hunter selama beberapa bulan terakhir, mengikuti tren sebagian besar film layar lebar yang dirilis sebelumnya, mereka memang menjadikan China sebagai salah satu pasar utama. Lihat saja bagaimana sebuah trailer khusus dilepas untuk negara tirai bambu tersebut, memperlihatkan begitu banyak potongan cerita yang tidak tersedia di trailer internasional sebelumnya. Dengan waktu tayang yang akhirnya tiba, sayangnya bukan berita baik yang mengitari rilis berbintangkan Milla Jovovich dengan Paul W.S. Anderson sebagai sutradara ini. Ia justru berujung ditarik dari peredaran.

Film Monster Hunter yang baru saja tayang di pasar China, berujung ditarik setelah rilis. Alasannya? Karena ia memuat sebuah lelucon bernada rasis, yang tentu saja memicu kemarahan penonton lokal di sana. Scene 10 detik tersebut memperlihatkan salah satu karakter yang berkelakar menyebut kata “Chi-knees” sembari menunjuk lututnya di depan karakter lainnya yang memang memiliki origin Asia. Respon negatif pun bermunculan.

Tencent yang menangani distribusi lokal film ini kabarnya tengah berupaya untuk memperbaiki keadaan, sembari terus bekerjasama dengan pemerintah China. Mereka saat ini tengah berjuang utntuk menghilangkan scene rasis tersebut, walaupun masih tanpa kepastian apakah ia akan berujung dirilis kembali untuk bioskop lokal di sana atau tidak. Sementara di sisi lain, dengan review bomb yang juga menyerang game Monster Hunter di Steam karena masalah ini, Capcom lewat halaman Weibo (sosial media China) menegaskan bahwa mereka tidak terlibat aktif meracik konten film ini. Capcom menyebut bahwa mereka sudah mengetahui masalah ini dan akan menyampaikannya ke pihak terkait.

monster hunter movie
Lelucon “Chi-knees” di film Monster Hunter membuat film ini berujung ditarik dari China.

Analis ternama – Daniel Ahmad menyebut bahwa seperti halnya video game, proses pengaturan konten film di China juga seharusnya ketat. Ia mengaku tidak paham mengapa konten rasis seperti ini bisa lolos badan sensor China dan memicu kontroversi seperti ini. Belum ada informasi apakah hal ini juga akan berpengaruh pada penarikan film Monster Hunter di region lain atau tidak.

Bagaimana menurut Anda? Apakah penonton China terlalu “sensitif” atau memang lelucon ini rasis?

Source: Deadline

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…