20 Tahun Lalu, Microsoft Sempat Hendak Beli Nintendo

Reading time:
January 7, 2021
survive together

Sumber daya, terutama uang, yang nyaris tidak terbatas memang membuat Microsoft punya begitu banyak cara untuk menjajal sesuatu yang baru dan berbeda, terutama jika kita bicara soal produk teknologi di luar sistem operasi mereka yang mendunia. Sekitar 20 tahun yang lalu, langkah penuh resiko mereka ambil untuk masuk ke dalam pasar persaingan konsol, melawan Playstation dan Nintendo. Merk dagang “Xbox” tersebut untungnya mencapai popularitas dan keberhasilan yang membuatnya tetap eksis hingga saat ini. Namun tahukah Anda bahwa ketika Microsoft baru meracik Xbox sekitar 20 tahun yang lalu, mereka sempat hendak membeli Nintendo?

Rahasia belakang layar ini dibuka oleh Kevin Bachus – Mantan Director of Third-Party Relations Microsoft saat berbicara dengan Bloomberg. CEO Microsoft di kala itu – Steve Ballmer mengutus ia dan beberapa rekan yang lain untuk bertemu langsung dengan Nintendo dan membahas potensi proses akuisisi atas mereka. Hasilnya? Tawa dari para wakil Nintendo. Bachus mengumpamakannya seperti situasi dimana selama satu jam, orang-orang ini datang hanya untuk menertawakan dirinya saja.

super mario
Microsoft sempat hendak membeli Nintendo sekitar 20 tahun lalu, yang berakhir “ditertawakan” oleh Nintendo.

Ini juga ternyata bukan pertama kali Microsoft hendak membangun kerjasama serupa dengan Nintendo. Di tahun 2000, Head of Business – Bob McBreen jug sempat mendekati Nintendo untuk kepentingan berbeda. Microsoft di saat itu ingin membantu Nintendo membangun hardware / konsol mereka. Narasinya? Performa konsol Nintendo di kala itu kalah dengan Playstation dan Microsoft hendak membantu mengatasi masalah besar tersebut. Namun sayangnya, terlepas dari pembicaraan yang sempat terjadi, kerjasama tersebut juga berujung gagal.

Di artikel yang sama, informasi soal usaha belanja Microsoft juga ternyata tidak hanya terbatas pada Nintendo saja. Mereka sempat membicarakan potensi serupa dengan EA dan Square Enix di kala itu, namun keduanya juga berujung ditolak.

Bagaimana menurut Anda? Pernah membayangkan apa yang terjadi jika Nintendo menerima tawaran akuisisi dari Microsoft tersebut?

Source: Eurogamer

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…