CDPR Matikan Mod Hubungan Intim dengan Karakter Keanu Reeves di Cyberpunk 2077

Reading time:
January 28, 2021
cyberpunk 2077 part 2 jagatplay 42

Lahir dari kreativitas para modder yang tentu saja memiliki isi otak yang berbeda satu sama lain, berusaha menentukan dan memastikan mana konten yang etis dan tidak etis, memang sulit untuk dilakukan. Terkadang Anda menemukan developer-developer yang “lepas tangan”, membiarkan modder melakukan apapun yang mereka inginkan, termasuk melahirkan mod-mod nakal, selama tidak dikomersialisasi. Namun bagi CD Projekt Red, situasi yang mengitari Cyberpunk 2077 berujung lebih kompleks dari yang dibayangkan. Alasannya? Sosok Johnny Silverhand yang notabene meminjam sosok Keanu Reeves.

Seperti yang bisa diprediksi, tidak butuh waktu lama hingga para modder mulai “membuka opsi”bagi gamer yang penasaran untuk berhubungan intim dengan Johnny Silverhand. Caranya? Mereka mengganti skin pekerja seks – “Joytoy” dengan skin karakter yang diperankan oleh Keanu Reeves ini, dengan animasi yang terhitung eksplisit. Ternyata oh ternyata, CD Projekt Red tidak menyukai situasi yang satu ini.

cyberpunk 20771
Takut melukai image Keanu Reeves di dunia nyata, mod hubungan intim Johnny Silverhand di CP2077 dimatikan.

Mereka secara resmi memburu dan mematikan mod yang sempat tersedia di Nexusmods ini, membuatnya tidak lagi bisa diakses oleh siapapun. CDPR menyebut bahwa mereka selalu memastikan bahwa mod yang diracik tidak akan “melukai siapapun”. Di kasus Johnny Silverhand, mod yang satu ini bisa menghasilkan efek negatif untuk image Keanu Reeves di dunia nyata.

Untuk sementara ini, CDPR tidak melakukan apapun untuk mod-mod lainnya. Bagaimana menurut Anda? Apakah aksi CDPR ini adalah sesuatu yang bisa Anda pahami atau terdengar berlebihan?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…