DOTA 2 Kini Didukung Sistem Overwatch

Reading time:
January 28, 2021

Sebelum Anda bergerak menuju ke dalam lubang kebingungan lebih dalam, mengingat “Overwatch” adalah salah satu game shooter super populer Blizzard yang tidak hubungannya sama sekali dengan DOTA 2, kita tengah berbicara soal hal yang berbeda. Anda yang aktif di komunitas kompetitif Counter Strike: Global Offensive tentu tidak asing lagi dengan sistem yang didorong oleh Valve ini. Setelah penantian yang cukup lama, sistem ini akhirnya akan tersedia untuk DOTA 2.

Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, Overwatch adalah sistem dimana tindak kecurangan atau perilaku toxic berlebih kini bisa Anda laporkan untuk diserahkan dan dinilai oleh gamer-gamer DOTA 2 lainnya yang “berperilaku baik”. Dengan sistem seperti ini, diharapkan beragam masalah yang tidak bisa ditangani secara otomatis atau terlewat oleh pegawai internal Valve misalnya, bisa dijaring oleh Overwatch ini.

Gamer DOTA 2 akan bisa menggunakan fitur ini dengan mekanisme sederhana, dimana mereka tinggal menekan tombol bendera di sebelah potret hero yang digunakan user yang hendak mereka laporkan. Bendera ini akan meninggalkan tanda bagi para reviewer dari Overwatch untuk memeriksa titik-titik pertandingan yang dicurigai tersebut. Pelapor juga diberikan kebebasan untuk meninggalkan sebanyak mungkin bendera yang tentu saja, berpotenis untuk memperkuat bukti bagi sang pemeriksa itu sendiri.

DOTA 2 akhirnya kedatangan sistem Overwatch!

Pemeriksa yang gagal memenuhi tugasnya, dengan sistem skor yang akan ikut berkurang jika mereka juga berujung memberikan keputusan yang keliru, pelan tapi pasti akan ditendang dari tim Overwatch. Valve juga pelan tapi pasti akan mulai mendistribusikan hak ini ke lebih banyak akun dalam beberapa minggu ke depan.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang menyambut baik berita ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…