THQ Nordic: Barisan Game Kami Siap Sampai 2024

Reading time:
January 11, 2021
thq nordic

Gamer yang mengikuti perkembangan industri game selama beberapa tahun terakhir sepertinya tidak akan asing lagi dengan sepak terjang THQ Nordic yang gemar berbelanja developer. Walaupun kini lebih banyak dilakukan oleh induk perusahaan mereka – Embracer Group, namun nama THQ Nordic yang sempat dijadikan ujung tombak di masa lalu, memang tidak tergantikan.

Walaupun tidak banyak dijelaskan kira-kira proyek apa yang tengah dikerjakan oleh masing-masing studio tersebut, namun kita setidaknya sudah mendapatkan berita menenangkan, dari kepastian rilis seri baru hingga kembalinya beberapa franchise lama yang hampir terlupakan. THQ Nordic ternyata sudah siap setidaknya hingga beberapa tahun ke depan.

Berbicara dengan GamesIndustry.biz, THQ Nordic mengungkapkan bahwa mereka saat ini setidaknya memiliki 61 proyek game  yang tengah dikerjakan dengan hanya 21 di antaranya yang sudah diumumkan secara resmi ke publik. Barisan ke-61 game ini membuat THQ Nordic siap setidaknya hingga musim panas tahun 2024 mendatang. Isi proyek ini sendiri dipastikan merupakan campuran dari judul original, dari lisensi pihak ketiga, dan franchise yang sudah populer. Di kesempatan yang sama, THQ Nordic juga mengkonfirmasikan rilis 2021 untuk Biomutant yang memang sudah begitu lama diantisipasi.

biomutant
Dengan 61 game yang tengah dikerjakan, barisan game THQ Nordic membuat mereka siap hingga musim panas 2024 mendatang.

THQ Nordic juga menegaskan bahwa aksi belanja developer mereka tidak akan berhenti begitu saja. Mereka masih secara aktif mencari developer yang berpotensi untuk diakuisisi, dengan pembicaraan yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Sayangnya, mereka tidak berbicara lebih jauh soal apa saja developer yang tengah mereka lirik saat ini.

Bagaimana dengan Anda? Dari semua game dan studio di bawah bendera THQ Nordic saat ini, proyek mana yang paling Anda antisipasi?

Source: GamesIndustry.biz

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…