Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Reading time:
February 20, 2021

Visual versus Framerate

Bagian terbaik dari rilis Playstation 5, seperti halnya rilis Playstation 4 sekitar 7 tahun yang lalu, adalah keberhasilan Sony untuk mempersiapkan game-game yang langsung didesain untuk setidaknya, memamerkan apa yang bisa dilakukan oleh konsol generasi terbaru yang satu ini. Hal ini juga didukung dengan rilis game-game third party yang langsung dilepas untuknya, sekaigus mendukung ragam fitur yang ia tawarkan. Salah satu yang paling memesona tentu saja waktu loading, dimana Anda bahkan terkadang hanya butuh sekitar belasan detik saja untuk memulai game dan aktif bermain, seperti yang terjadi di Marvel’s Spider-Man: Miles Morales.

Maka seperti yang bisa diantisipasi dari Playstation 5 juga, game-game first party yang dilepas di beberapa bulan pertama rilisnya, memang mampu membuktikan visualisasi “next-gen” seperti apa yang bisa kita antisipasi di masa depan, bahkan lewat game multiplayer seperti Destruction AllStars sekalipun. Game seperti Marvel’s Spider-Man: Miles Morales dna Marvel’s Spider-Man Remastered memamerkan seberapa signifikan perbedaan dengan versi Playstation 4, bahkan versi Pro sekalipun, yang kini tampil lebih tajam dengan sensasi berpetualang lebih realistis berkat implementasi tata cahaya realistis yang terpantulkan di gedung-gedung pencakar langit. Semuanya dipermanis dengan Demon’s Souls Remake yang benar-benar tampil super indah.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa memainkan game-game di Playstation 5 saat ini memang menawarkan sensasi yang mirip dengan Playstation 4 Pro. Kita tentu tidak bicara soal performa, melainkan caranya menangani rilis kebanyakan game dengan opsi prioritas – visual atau performa. Mengingat bagaimana opsi ini sudah ditawarkan sejak hari pertama, sepertinya aman untuk menyimpulkan bahwa hal yang serupa akan ditawarkan di sebagian besar rilis game AAA di Playstation 5 selama beberapa tahun ke depan.

Untuk saat ini, jika berkaca pada kasus Marvel’s Spider-Man: Miles Morales dan Demon’s Souls Remake, opsi “Visual” biasanya akan menawarkan Anda salah satu dari opsi atau kombinasi di antara keduanya: ray-tracing atau dengan 4K Native, namun dengan framerate yang terkunci di 30fps. Untuk game seperti Marvel’s Spider-Man: Miles Morales, dimana implementasi ray-tracing kini menawarkan refleksi real-time di semua bangunan tinggi berbasis kaca yang notabene memperkuat atmosfer yang ada, 30fps sepertinya jadi “pengorbanan” yang pantas. Di Demon’s Souls Remake yang datang tanpa ray-tracing namun tetap menawarkan visualisasi super keren, mode “grafis” akan membawa Anda ke 4K Native yang akan membuatnya terlihat lebih tajam.

Opsi visual di MIles Morales akan menawarkan opsi ray-tracing, 4K native, dengan framerate terkunci di 30fps.
Opsi performance biasanya mengunci gameplay di 60fps atau bahkan lebih, dengan pengorbanan tertentu.

Sementara itu, opsi “Performance” biasanya akan menjadikan framerate setidaknya 60fps sebagai standar, dengan pengorbanan di sisi resolusi yang menggunakan 4K Checkerboard alih-alih 4K Native. Ingat, 4K Checkerboard bukan sekadar teknik up-scaling, yang notabene seringkali diasosiasikan dengan gambar yang kabur. Menggunakan pendekatan berbeda yang sisi teknisnya bisa dengan mudah Anda cari di dunia maya, Anda tetap akan bisa menikmatinya dengan jernih di televisi 4K Anda. Tentu saja ada beberapa kasus unik dimana Miles Morales juga menawarkan mode Performance RT, dimana game berjalan di resolusi lebih rendah daripada 4K, mempertahankan 60fps, namun didukung dengan fitur ray-tracing juga. Beberapa game seperti Devil May Cry 5: Special Edition bahkan mendukung hingga 120fps untuk Anda yang memiliki monitor atau televisi yang mendukungnya.

Mendengar konsol next-gen yang baru dirilis harus menawarkan opsi seperti ini di awal hidupnya memang menimbulkan sedikit rasa khawatir bahwa iterasi selanjutnya akan tiba dalam waktu yang super singkat. Namun bagi kami pribadi, kekhawatiran tersebut tidak perlu banyak  dipikirkan, mengingat kebutuhan mesin untuk bisa memainkan game-game ray tracing di PC dengan framerate stabil, di luar fitur DLSS misalnya, memang masih terhitung berat. Seiring dengan berjalannya waktu, semakin optimalnya proses racik tata cahaya akurat ini, semakin optimal pula engine yang menggunakannya, bukan tidak mungkin bahwa game-game dengan ray-tracing in kian ringan dan karenanya tidak lagi sulit untuk tampil memanjakan mata di framerate lebih tinggi. Ini adalah teknologi yang punya ruang besar untuk “matang”.

Beragam Opsi Penting Lain

Salah satu fitur yang sudah lama diminta – dimana Anda bisa memeriksa waktu gameplay Anda per game akhirnya tersedia di Playstation 5!

Playstation 5 tentu saja datang dengan beragam fitur dan opsi baru yang tidak tersedia di Playstation 4. Salah satu yang kami nikmati adalah kesempatan untuk memeriksa total gameplay yang sudah Anda “tabung” untuk setiap judul yang ada, tanpa perlu lagi mengandalkan event tahunan yang biasanya diselenggarkan Playstation. Dengan memeriksa library game yang tersedia, Anda akan langsung disuguhkan total waktu gameplay untuk setiap judul ini. Informasi seperti ini memang tidak akan berkontribusi banyak pada pengalaman bermain Anda, namun selalu menyenangkan untuk mengetahui game-game apa saja yang berhasil mencuri waktu dan hidup Anda.

Tidak ada lagi hang atau navigasi lambat saat Anda menyunting video Anda.

Untuk para gamer yang senang berbagi momen gaming mereka, kehadiran SSD tentu saja membuat proses seleksi screenshot dan video yang Anda tangkap tidak lagi “terperangkap” lambatnya akses HDD yang seringkali membuat navigasi sempat terhenti di Playstation 4 Pro sekalipun. Kecepatan SSD ini juga membuat proses memilih video dan sunting, dimana Anda bisa memotong bagian video yang hanya Anda inginkan, berlangsung cepat dan lancar. Sayangnya, untuk saat ini, opsi untuk berbagi screenshot di situs sosial media hanya sebatas Twitter saja, sementara untuk video, Anda setidaknya bisa langsung mengunggahnya ke akun Youtube Anda. Playstation 5 kini juga mendukung format video dalam WEBM dan tidak hanya .mp4 saja.

Anda kini bisa streaming 1080p60fps langsung dari Playstation 5.
Tata komennya kini juga lebih elegan dan rapi. Tidak ada lagi frame hitam seperti di versi PS4.

Performa ekstra Playstation 5 kini juga menawarkan lebih banyak opsi untuk para gamer yang kebetulan juga sering berbagi konten via proses streaming. Streaming langsung dari Playstation 5 kini mendukung resolusi hingga 1080p60fps sebagai opsi paling optimal yang tersedia, dengan user-interface chat yang juga diperbaharui. Mengikuti format chat ala Twitch yang berada di sisi layar dan transparan, Anda tidak perlu lagi dihadapkan pada frame hitam besar untuk hanya bisa membaca komentar dari penonton Anda secara langsung. Anda yang menggunakan Playstation Camera kini juga bisa menyuntikkan beragam efek filter kamera saat streaming, jika Anda menginginkannya. Namun harus diingat, seperti kelemahan di versi PS4 kemarin, streaming Anda akan otomatis terputus total begitu internet Anda tidak stabil, membuat Anda harus mengulang segala sesuatunya kembali dari awal.

Sebagian besar setting yang tersedia di Plasytation 5 mengikuti apa yang sudah tersedia di Playstation 4 sebelumnya, hingga Anda yang sudah familiar tidak akan kesulitan untuk menemukan apa yang Anda butuhkan. Ada beberapa opsi memang, dengan salah satu yang terpenting  berkaitan dengan DualSense. Benar sekali, Anda yang berujung tidak menyenangi sensasi Adaptive Trigger ataupun Haptic Feedback di tangan Anda, selalu punya opsi untuk melemahkan efek yang terpicu atau bahkan mematikannya secara total. Mengingat sebagian besar game tidak akan menyediakan opsi atur efek DualSense ini dari menu in-game, Anda harus memanfaatkan opsi yang satu ini. Dari game yang kami jajal, hanya NBA 2K21 “next-gen” saja yang memiliki opsi pengaturan ini dari dalam game.

Anda akan bisa mengatur kekuatan Adaptive Trigger dan Haptic Feedback DualSense atau bahkan mematikannya secara total.
Matikan Trophy Video sedari awal!

Salah satu fitur yang kami rekomendasikan untuk dimatikan sejak awal adalah “Trophy Video”. Entah apa yang menyebabkan Sony merasa bahwa screenshot pada saat Anda meraih Trophy tidak lagi cukup dan kini menjadikan opsi rekam video selama 5 detik terakhir saat Anda mendapatkan trophy-trophy ini akan langsung otomatis aktif. Akibatnya? Tidak hanya Storage saja Anda yang akan “termakan” bersama dengan semakin banyaknya trophy yang Anda dapatkan, ia juga akan membuat Media Gallery Anda kini penuh dengan video pendek dan berantakan. Ada baiknya jika Anda langsung menon-aktifkan opsi ini sejak awal.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

February 26, 2021 - 0

Review NBA 2K21 (Next-Gen): Nombok Dong! Nombok Dong!

Anda yang secara aktif mengikuti JagatPlay sepertinya sudah mengetahui bagaimana…
February 25, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Hardware): Si Bongsor yang Buas!

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat soal kekhawatiran tidak…
February 20, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Diskusi terkait konsol generasi terbaru memang lebih banyak didominasi soal…
February 17, 2021 - 0

Menjajal BETA Guilty Gear Strive: Siap Menjadi yang Terbaik!

Seperti halnya posisi Codemasters di dunia game racing, nama Arc…

Nintendo

March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.