Agar Sampai ke Tangan Gamer, NVIDIA Batasi Kemampuan Mining RTX 3060

Reading time:
February 20, 2021
ethereum

Apa yang selalu terjadi setiap kali harga cryptocurrency meroket? Langkanya kartu grafis untuk para gamer yang membutuhkan untuk memainkan game-game terbaru. Hampir sebagian besar kartu grafis tersebut memang berujung diborong para “miner” untuk menambang digital, yang membuat para gamer seringkali kesulitan untuk mendapatkannya. Jikapun ada, harga kartu-kartu ini biasanya berujung melambung tinggi. Dari jajaran kartu grafis yang banyak diiincar oleh miner, RTX 3060 menjadi salah satu yang ditunggu oleh mereka yang bermain di salah satu jenis koin – Ethereum. Situasi yang membuat NVIDIA akhirnya, mengambil tindakan nyata.

Dalam blog terbaru mereka, NVIDIA secara resmi akan membatasi kemampuan mining kartu RTX 3060 mereka sekitar 50% di saat rilis nanti, tanggal 25 Februari 2021 mendatang. Tindakan ini mereka ambil untuk membuat RTX 3060 tidak lagi terlihat menarik bagi para miner dan akhirnya, bisa tiba di tangan para gamer seperti yang seharusnya.

rtx 3060
NVIDIA akan membatasi hingga 50% kemampuan RTX 3060 menambang Ethereum untuk memastikan kartu grafis ini tiba di tangan gamer.

Sebagai gantinya, NVIDIA akan mengeluarkan processor mining khusus Ethereum yang mereka sebut sebagai NVIDIA CMP. Didesain khusus untuk mining, CMP tidak akan datang dengan kemampuan grafis dan display output. Sebagai gantinya, ia akan memiliki frekuensi dan core voltage lebih tinggi untuk membuat aktiivtas mining menjadi lebih efisien. Dengan desain seperti ini, pasar CMP dan RTX 3060 akan terbagi jelas dan diyakini NVIDIA akan berujung menjamin ketersediaan  RTX untuk para gamer yang menantikannya.

Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang saat ini menjadi “korban” dari hype mining yang kembali gencar?

Source: NVIDIA

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…