Bandai Namco dan Tarsier Studios “Pecah Kongsi” untuk Little Nightmares

Reading time:
February 22, 2021
Little Nightmares II jagatplay 52 1

Menggabungkan  konsep platformer dan horror dengan atmosfer yang fantastis, dengan sisi cerita yang juga diselemuti tebal elemen misteri yang datang lewat sistem tanpa dialog, Little Nightmares memang punya posisi yang istimewa di industri game. Sang seri kedua yang baru dilepas beberapa waktu lalu seolah menyempurnakan pengalaman dari sang seri pertama, yang bahkan berhasil dicapai dengan karakter yang benar-benar baru sebagai protagonis utama. Dengan kesuksesan yang dicapai, apakah ini berarti kita akan melihat lebih banyak Little Nightmares di masa depan? Jawabannya, iya dan tidak.

Dengan proses akuisisi yang dilakukan induk perusahaan THQ Nordic – Embracer Group untuk Tarsier Studios di tahun 2019 silam, Tarsier dan Bandai Namco resmi “pecah kongsi”. Hak untuk fracnhise Little Nightmares berada di tangan Bandai Namco yang lewat pernyataan terbarunya pada IGN, tertarik untuk merilis lebih banyak seri di masa depan.

Little Nightmares II jagatplay 96
Mengingat Tarsier di bawah Embracer Group dan hak franchise Little Nightmares di bawah Bandai Namco, keduanya “pecah kongsi”.

Sementara untuk Tarsier Studios itu sendiri? Mereka, di bawah bendera Embracer Group, akan meninggalkan dunia Little Nightmares yang sudah mereka tangani selama 6 tahun terakhir. Melihat gelagat Embracer yang tampak tidak tertarik untuk membeli hak game ini dari Bandai Namco, Tarsier Studios akan bergerak mengerjakan judul game baru. Game ini akan jadi babak baru untuk Tarsier sebagai developer dan mereka tidak sabar hendak memperlihatkannya kepada para fans-nya. Sayangnya, belum ada detail ekstra soal game baru yang mereka kerjakan.

Bandai Namco sendiri juga belum mengumumkan kira-kira studio mana yang akan mereka berikan tanggung jawab dan hak untuk Little Nightmares di masa depan. Bagaimana menurut Anda? Studio mana yang ingin Anda lihat menangani Little Nightmares?

Source: IGN

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…
November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…