Induk Perusahaan THQ Nordic Beli Dev. Borderlands – Gearbox

Reading time:
February 3, 2021
borderlands 3

Modal tampak tidak terbatas yang mereka pamerkan selama beberapa tahun terakhir memang membuat Embracer Group tampil sebagai kekuatan “baru” industri game yang tidak main-main. Lewat ragam akuisisi yang ada, mereka kini jadi induk perusahaan untuk beberapa nama studio besar, yang membawahi studio-studio dan franchise lebih kecil lagi di bawah mereka. Kita berbicara soal nama-nama seperti THQ Nordic, Koch Media, dan tentu saja – Saber Interactive. Kini, Embracer Group kembali berbelanja dan berhasil mendapatkan nama yang terkenal lewat game Borderlands mereka – Gearbox.

Embracer Group resmi melebur Gearbox Entertainment ke dalam bendera mereka, dan akan menjadikannya sebagai grup operasi baru seperti halnya THQ Nordic dan Koch Media. Untuk mendapatkan mereka, Embracer menggelontorkan dana sekitar USD 363 juta atau sekitar 5 Triliun Rupiah. Gearbox juga akan berhak mendapatkan kompensasi lebih jauh hingga USD 1,3 Miliar atau sekitar 18 Triliun Rupiah jika mereka berhasil mencapai target performa yang sudah ditentukan dalam 6 tahun ke depan. Embracer juga memastikan 550 karyawan Gearbox akan tetap dipertahankan, termasuk sang CEO – Randy Pitchford.

borderlands 31
Gearbox Entertainment kini resmi berdiri di bawah bendera Embracer Group, induk perusahaan THQ Nordic, Koch Media, dan Saber Interactive.

Gearbox sendiri belum angkat bicara soal proyek teranyar yang tengah mereka kerjakan, selain konfirmasi soal film adpatasi Borderlands yang saat ini tengah digodok Hollywood. Dengan kepemilikan di bawah Embracer seperti ini, maka kecil kemungkinan bahwa 2K akan kembali berperan sebagai publisher game-game Gearbox layaknya di seri-seri sebelumnya.

Bagaimana dengan Anda? Melihat ini sebagai berita baik atau berita buruk?

Source: Eurogamer

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…