Yamauchi: Gran Turismo 7 Akan Kembali ke Akar Seri Lawas

Reading time:
February 1, 2021

Antisipasi tinggi adalah kata yang tepat untuk menjelaskan jerit hati banyak gamer Playstation 5 saat ini ketika berbicara soal game racing simulasi terbaru dari Polyphony Digital yang sudah diumumkan sebelumnya – Gran Turismo 7. Terlepas dari fakta apakah Anda mahir mengendarai ragam mobil dengan sensasi setir berbeda-beda ini, setiap serinya selalu menghadirkan kualitas visual super menggoda yang selalu memanjakan mata. Di tengah kritik seri sebelumnya – Sport yang tidak banyak memuat konten ala seri Gran Turismo karena fokus yang lebih diarahkan ke eSports, Polyphony berjanji bahwa arah yang berbeda akan diimplementasikan seri teranyar ini.

Berbicara dengan situs Octane, boss besar Polyphony Digital – Kazunori Yamauchi berbicara soal direksi yang hendak ia bawa dengan Gran Turismo 7. Ia menyebut bahwa seri ini akan mengkombinasikan banyak hal, termasuk sistem Championships dari GT Sport. Namun satu yang pasti, ia juga akan kembali menawarkan pengalaman balap full seperti halnya seri Gran Turismo 1 – Gran Turismo 4. Hingga pada batas, Yamauchi yakin bahwa gamer-gamer Gran Turismo akan merasa penuh nostalgia dengannya.

gran turismo 7 racing 1
Yamauchi menyebut bahwa seri Gran Turismo 7 akan terasa “tradisional”, seperti empat seri pertama Gran Turismo.

Di wawancara, Yamauchi juga menyebut bahwa Gran Turismo Sport saat ini sudah berhasil terjual tidak kurang dari 9,5 juta kopi terlepas dari performa di awal rilis yang tidak terlalu baik. Ia menyebut bahwa rasa apresiasi gamer terhadap seri ini tumbuh bersama dengan berjalannya waktu.

Gran Turismo 7 sendiri rencananya akan dirilis pada tahun 2021 ini, masih tanpa tanggal rilis pasti, eksklusif untuk Playstation 5. Bagaimana dengan Anda? Pengalaman Gran Turismo 7 seperti yang Anda inginkan?

Source: Gematsu

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…