10 Alasan Mengapa Yakyuken Special adalah Game “Nakal” Legendaris!

Reading time:
March 30, 2021

 

yakyuken special cover 1

Biarkan kami menyeka bekas kopi hitam yang menetes di jenggot panjang, sembari mengingat masa lalu bak tengah bernostalgia, sembari berceloteh soal kondisi gaming yang mungkin tidak pernah dirasakan oleh gamer-gamer muda saat ini. Kondisi dimana internet di kala itu masih jadi teknologi baru yang belum tersedia secara umum, perangkat ponsel berukuran besar yang identik dengan kata “bisnis” dan “orang kaya” tanpa koneksi internet, hingga fakta bahwa satu-satunya informasi soal game yang bisa Anda dapatkan hanyalah dari majalah dan tabloid gaming di kala itu. Kondisi ini akan semakin parah jika Anda tumbuh besar di kota-kota luar Jawa, jauh dari kota-kota besar yang selalu Anda lihat di layar televisi.

Di kondisi informasi yang begitu terbatas ini, terutama saat era Playstation pertama mengemuka, bukan sesuatu yang mudah untuk mencari game-game “nakal” yang menarik untuk dikejar. Pertama, tentu saja tidak ada tabloid ataupun majalah game lokal yang cukup gila untuk menyediakan informasi terkait game-game seperti ini. Kedua? Kombinasi bahasa Inggris super minim Anda dan koneksi internet yang sulit untuk dicari akan membuat Anda nyaris punya sumber efektif untuk mencari informasi seperti ini. Yang Anda tahu, Playstation hanyalah “rumah” super manis dan aman untuk game-game seperti Final Fantasy, Alundra, hingga Twisted Metal. Tentu hingga pengetahuan terlarang yang tidak pernah Anda sadari tersebut tiba ke pangkuan Anda.

Maka sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa gamer-gamer yang sempat tumbuh besar dengan Playstation pertama di masa lalu, terutama di masa remaja mereka, akan ingat dengan sebuah game super “nakal” yang lebih dikenal sebagai “Game Girl”. Game yang sebenarnya mengusung nama “Yakyuken Special” ini memang tumbuh jadi legenda dimana hampir setiap gamer yang kami sebutkan di atas, besar kemungkinan punya cerita istimewa dengannya.  Di mata kami, ia jadi keping sejarah yang hampir mustahil untuk tidak dibicarakan, terlepas dari alasan yang membelakanginya.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Yakyuken Special ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai salah satu game “nakal” legendaris dengan posisi yang tidak tergantikan? Inilah 10 alasan versi JagatPlay:

  1. Dari Mulut ke Mulut

whispering

Seperti yang kami bicarakan sebelumnya, pengetahuan sebagian besar gamer terkait eksistensi Yakyuken Special alias Game Girl biasanya menyebar dari mulut ke mulut. Tidak pernah ada tabloid atau majalah gaming resmi di kala itu yang secara resmi membahasnya. Pengetahuan soal kehadiran game nakal ini tiba-tiba muncul begitu saja di hidup Anda tanpa ada penjelasan lebih rasional darimana ia berasal. Menariknya lagi? Anda akan menemukan bahwa situasi yang terjadi di kota kecil juga terjadi di kota besar, tanpa ada pengetahuan apakah informasi ini juga saling disebarkan lintas kota dengan teknologi telepon atau sejenisnya di kala itu. Satu yang pasti, di kalangan gamer Playstation yang beranjak remaja dan dewasa di kala itu, ia terdengar “legendaris”.

  1. “Disc Biru”

ps1

Ini mungkin kasus yang mungkin tidak terjadi di semua gamer dan berujung jadi pengalaman pribadi kami. Namun posisi Yakyuken Special di kala itu juga disebarkan dalam kondisi yang misterius. Tidak seperti kebanyakan game bajakan di kala itu yang mendapatkan cover depan dan disc dengan pondasi mengkilat bak VCD yang seharusnya, Yakyuken Special ditawarkan dalam bentuk case disc transparan. Tidak ada nama, tidak ada indikasi game apa yang tengah Anda pegang di kala itu, dan ia datang dengan pondasi disc berwarna biru yang di kala itu seringkali diasosiasikan dengan kualitas game bajakan di atas rata-rata.

  1. Sebenarnya Tak Ada di Playstation

163737173

 

Satu hal yang istimewa dan tidak pernah disadari oleh banyak gamer Playstation adalah fakta bahwa Yakyuken Special sebenarnya tidak pernah dirilis secara resmi untuk Playstation. Game ini pertama kali dirilis di tahun 1994 untuk konsol 3DO oleh developer bernama Societa Daikanyama. Ia kemudian diadaptasikan untuk SEGA Saturn di tahun 1995 dengan versi spesial berisikan ekstra 4 model wanita. Lantas untuk versi Playstation? Benar sekali, ini adalah port tidak resmi yang entah datang datang dari mana. Bahwa ada modder di luar sana yang merasa bahwa ini adalah potensi keuntungan yang terlalu sayang untuk dilewatkan dan akhirnya berbagi game fantastis ini untuk jutaan gamer Playstation di seluruh dunia. Lebih gilanya lagi? Versi tidak resmi Playstation ini juga datang dengan tingkat kesulitan lebih rendah hingga Anda punya kesempatan lebih besar untuk menang.

  1. Lugas, Sederhana

yakyuken special

Seperti sebuah game yang menawarkan “reward tinggi” namun dengan kompleksitas yang rendah, ini mungkin kalimat yang tepat untuk menjelaskan konsep Yakyuken Special itu sendiri. Sang developer sepertinya mengerti apa alasan Anda membeli dan mengejar game ini dan memastikan bahwa otak Anda tidak perlu ditantang atau niat Anda tidak perlu dipersulit untuk mendapatkannya. Anda hanya perlu menang pertandingan batu-gunting-kertas beberapa kali untuk mengejar apa yang Anda inginkan, yang bahkan di kondisi tersulit sekalipun, tidak akan cukup untuk membuat Anda berujung frustrasi.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…