Di Bawah EA, Harga F1 2021 Steam Melonjak!

Reading time:
April 19, 2021
f1 2021

Tahun 2021 akan jadi tahun yang unik untuk para gamer penikmat game racing di seluruh dunia. Bagaimana tidak? Salah satu developer dan publisher game racing terbaik dan terbesar di dunia – Codemasters kini sudah resmi berdiri di bawah bendera EA. Supply lebih banyak game balap memang memberikan ruang ekstra bagi EA untuk setidaknya menyempurnakan Need for Speed dan tak memaksanya rilis tahunan, namun mau tidak mau, ikut menyeret Codemasters ke dalam ragam kebijakan umum yang biasanya diterapkan oleh EA. Salah satunya? Region pricing di Steam.

Banyak gamer yang tentu saja ingat bagaimana F1 2020 yang dirilis di bulan Juli 2020 silam langsung datang dengan kebijakan region pricing, yang membuatnya dijual di harga hanya Rp 249.999,- sejak awal oleh Codemasters. Namun kebijakan ini sepertinya tidak akan lagi berlaku di bawah EA. Dengan halaman store seri terbaru – F1 2021 yang akhirnya tersedia di Steam, harganya langsung melonjak.

f1 2021 price
Di bawah EA, harga game Codemasters, setidaknya dari bukti F1 2021, tak lagi mengusung sistem region pricing.

Keengganan EA untuk menerapkan region pricing untuk game mereka di Steam juga berujung mempengaruhi harga rilis F1 2021. Akan dirilis dalam 2 bulan ke depan, harga game ini resmi dipatok Rp 699.000,- untuk harga pre-order yang notabene jauh lebih tinggi dari apa yang ditetapkan Codemasters selama ini. F1 2021 juga hadir dalam versi Deluxe Edition yang dipatok di harga Rp 899.000,-. Bandingkan dengan versi F1 2020 Deluxe Schumacher Edition yang hanya dibanderol seharga Rp 299.999,- saja.

Dengan situasi seperti ini, sepertinya aman untuk menyimpulkan bahwa game-game Codemasters di masa depan, setidaknya untuk rilis di Steam region Indonesia tidak akan lagi datang dengan region pricing yang bersahabat. F1 2021 rencananya akan dirilis pada tanggal 17 Juli 2021 nanti. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang kecewa dengan situasi yang satu ini?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…