Square Enix: Jika Sukses di Indonesia, Gamer Indonesia Bisa Picu NieR: Battle Royal

Reading time:
April 23, 2021
Nier Replicant remaster jagatplay 100

Baru dirilis dengan kualitas yang memesona, terutama dari kemampuan modernisasi sembari mempertahankan daya tarik seri originalnya, NieR Replicant ver.122474487139 atau yang lebih asyik disebut NieR Replicant Remaster memang pantas untuk masuk ke dalam radar mereka yang mencintai seri NieR Automata ataupun game racikan Yoko Taro pada umumnya. Ditangani oleh Toylogic di bawah bendera Square Enix, developer yang satu ini memang menjalankan tugasnya dengan baik. Berita baiknya lagi? Kami berkesempatan untuk mewawancarai salah satu otak di baliknya.

Dalam wawancara tertulis dengan Saki Ito – Director NieR Replicant remaster dari Toylogic (yang interview lengkapnya masih kami godok pada saat artikel ini ditulis), kami iseng bertanya sekaligus memberikan kesempatan bagi Ito-san untuk meninggalkan pesan bagi gamer-gamer Indonesia yang menantikan seri ini.

saki ito jagatplay
Saki Ito dari Toylogic, dev. NieR Replicant Remaster menyebut jika sukses di Indonesia, Square Enix bisa saja meracik game NieR: Battle Royal untuk memenuhi pasar game kompetitif Indonesia.

Ito-san menyebut bahwa dirinya memiliki impresi yang sangat kuat bahwa gamer-gamer di Indonesia sebenarnya lebih suka game-game kompetitif. Tapi dirinya sangat berharap bahwa mereka juga bisa menikmati NieR. Ia juga menyebut bahwa jika ada sampai rumor bahwa “Popularitas NieR meledak di Indonesia!”, ia yakin Square Enix akan langsung membuat game NieR: Battle Royal di saat itu juga. Benar sekali, ia percaya sebuah game multiplayer NieR akan lahir jika itu sampai terjadi.

Walaupun tidak jelas (karena interview ini dilakukan tertulis) apakah Ito-San hadir bercanda atau serius, namun menarik untuk melihat bagaimana developer Jepang dari Toylogic ini melihat Indonesia sebagai sebuah pasar. Bagaimana menurut Anda? Apakah sebuah game battle-royale berbasis semesta NieR terdengar menarik?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…