Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Reading time:
May 27, 2021
Mass Effect 2 Legendary Edition jagatplay 1

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan melewatkan sang seri pertamanya, pujian terhadap game action RPG racikan Bioware – Mass Effect mungkin terasa membingungkan. Apalagi jika satu-satunya pokok acuan yang mereka miliki hanyalah rilis Mass Effect Andromeda yang memang berujung mengecewakan hampir di semua sektor. Padahal, ada sesuatu yang istimewa dan tidak tergantikan dengan apa yang berhasil didorong Bioware dengan trilogi Mass Effect pertama. Kita tidak hanya bicara soal kualitas gameplay saja, tetapi juga kekuatan cerita dan kepribadian setiap karakter pendukung yang berhasil “bersinar”. Dihadapkan pada begitu banyak pilihan sulit penuh dilema moral, trilogi Mass Effect adalah sebuah legenda.

Sebagai gamer yang menikmati, menghargai, dan memuji ketiga seri originalnya terlepas dari kekurangan yang ada, kami termasuk gamer yang menyambut bahagia ketika EA akhirnya tertarik melepas sebuah proses remaster.

Lewat seri Legendary Edition yang langsung memuat ketiga seri tersebut, ada harapan bahwa gamer-gamer pendatang baru yang belum pernah menjajalnya berujung menikmati seri dan akhirnya memahami apa yang membuat Mass Effect fenomenal. Apalagi Bioware tidak hanya menawarkan perbaikan sisi visual saja, tetapi juga mengimplementasikan serangkaian proses modernisasi di sisi gameplay juga.

Sebagai gamer yang bahkan menobatkan Mass Effect 2 sebagai Game Terbaik Satu Dekade kami, kami tentu akan menikmati Mass Effect: Legendary Edition ini. Pertanyaannya sekarang, seberapa signifikan proses Remaster yang ia usung? Dan mengapa kami menyebutnya sebagai si legenda dalam format terbaik? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Mass Effect 3 legendary edition jagatplay 39
Berfokus pada sosok Captain Shepard, kisah trilogi Mass Effect mungkin terdengar dan terlihat sederhana di atas permukaan.

Jika harus menilai secara objektif, garis besar cerita utama trilogi Mass Effect bukanlah sesuatu yang terhitung “unik” dan fenomenal. Bahwa di semesta dimana manusia sudah berhasil mengeksplorasi luar angkasa, sebuah ancaman kuno bernama The Reaper tiba-tiba muncul. Bahwa entitas yang selama ini hanya hidup dalam batas “legenda” ini berpotensi untuk mengulang kembali siklus kehidupan modern di semesta. Sebuah cerita yang sepertinya sempat Anda temukan di novel atau film sci-fi masa lalu.

Namun pelan tapi pasti, bersama dengan lebih banyak cerita yang Anda buka, Anda akan memahami bahwa cerita yang dibangun Bioware untuk trilogi Mass Effect adalah sesuatu yang istimewa. Konflik melawan Reaper ternyata didasarkan pada motivasi yang unik dan kuat, bahwa Anda akan bertemu dengan lusinan karakter menarik – baik yang akan bergabung ke tim Anda ataupun tidak, dan menemukan bagaimana beragam spesies makhluk berjuang hidup di galaksi yang ada. Kesemuanya dibungkus pada cerita yang tidak terasa hitam-putih, namun penuh dengan konflik moral yang cukup untuk membuat Anda mempertanyakan diri Anda sendiri.

Mass Effect 2 Legendary Edition jagatplay 3
Tantangan seperti apa yang harus dihadapi oleh Shepard atas nama menyelamatkan galaksi?

Dan pada akhirnya, lewat kombinasi-kombinasi ini, bahkan untuk versi Legendary Edition ini sekalipun, meluangkan waktu untuk membaca setiap percakapan yang ada, sebanyak yang bisa Anda picu, adalah salah satu esensi pengalaman trilogi Mass Effect. Lewatnya, Anda akan mendapatkan lebih banyak detail soal konflik antar spesies hingga alasan mengapa setiap karakter terasa istimewa.

Lantas, tantangan seperti apa yang harus dilalui karakter utama Anda – Shepard selama tiga seri ini? Pihak mana saja yang akan membantu atau justru melawannya? Bagaimana hubungannya dengan rekan-rekan yang ia rekrut? Semua jawaban dari pertanyaan ini akan bisa Anda dapatkan dengan menyelesaikan Mass Effect: Legendary Edition ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…