Jika Server Sepi, Battlefield 2042 Akan Hadirkan AI-Bot hingga 64 Prajurit

Reading time:
June 28, 2021
battlefield 2042 logo

Memastikan sebuah game yang hanya menjual sisi multiplayer saja sebagai daya tarik utama untuk bisa sukses dan bertahan dalam jangka waktu yang panjang memang bukan mudah. Hal kecil seperti harga untuk ikut terjun masuk hingga yang lebih berat seperti proses balancing dan komitmen untuk memastikannya bersih dari cheater adalah sesuatu yang harus diperhatikan. Untuk game yang hendak menjual sensasi perang skala besar yang intense, jumlah pemain yang penuh di setiap pertempuran tentu saja esensial. Bagi EA dan DICE yang tengah bersiap dengan Battlefield 2042, jawabannya terletak pada satu kata  – bot.

Konfirmasi soal kehadiran AI-bot di Battlefield 2042 memang sudah dikonfirmasikan EA dan DICE sejak game ini secara resmi diumumkan. Namun untuk pertama kalinya, via wawancara dengan The Verge, kita mengetahui seberapa besar “kapasitasnya”.

battlefield 20424
Untuk server 128 orang, sistem AI-bot milik Battlefield 2042 siap memenuhi hingga 64 slot kosong jika dibutuhkan.

EA menyebut bahwa jika Battlefield 2042 gagal menemukan pertempuran berisikan 128 user (kapasitas penuh), maka ia akan mengisi sisanya dengan AI-bot hingga penuh. Game ini mendukung setidaknya 64 prajurit AI-bot sekaligus untuk memastikan sensasi pertempuran yang selalu ramai. Untuk saat ini, ini bukanlah fitur yang bisa dimatikan gamer, namun EA menegaskan bahwa proses matcmaking tetap akan memprioritaskan user manusia. Ini berarti jika ada 128 user manusia masuk dan bertempur di dalam satu peta, ini berarti mereka tidak akan menemukan satupun AI-bot di dalamnya.

Battlefield 2042 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 22 Oktober 2021 mendatang untuk Playstation 4, Playstation 5, Xbox One, Xbox Series, dan tentu saja – PC. Bagaimana menurut Anda? Apakah sistem seperti ini memang rasional untuk game seperti Battlefield 2042?

Source: The Verge

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 23, 2021 - 0

Review Death Stranding – Director’s Cut: Paket Baru Definisi Tinggi!

Antara Anda benar-benar menyukainya atau benar-benar membenci apa yang ia…
September 22, 2021 - 0

Review Kena – Bridge of Spirits: Kena Sihir Fantasi Elok!

Menarik adalah kata yang tepat untuk menjelaskan pilihan game-game yang…
September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…