FIFA 22 Versi PC Tak Dapat Fitur Next-Gen

Reading time:
July 12, 2021

Transisi generasi memang terhitung aneh setiap kali kita bicara soal game olahraga dari EA. Terlepas dari fakta bahwa PC merupakan salah satu platform paling dinamis yang tersedia di industri game, dimana performanya tak sulit menundukkan konsol next-gen sekalipun untuk mereka yang berkantong tebal, ia justru seringkali berujung dianaktirikan. Untuk para penikmat game sepakbola dari EA di tahun 2021 ini – FIFA 22, situasi ini pun mau tidak mau harus kembali terjadi.

Sempat jadi misteri, EA Sports akhirnya melepas trailer teranyar untuk FIFA 22 yang memamerkan teknologi terbaru yang ia usung. Teknologi yang disebut sebagai ”HyperMotion” ini diklaim merupakan data motion capture langsung dari 22 pemain profesional yang melakukannya di intensitas tinggi. Melebur bersama dengan teknologi machine-learning, game ini bahkan bisa meracik animasi gerak baru yang terasa organik berdasarkan interaksi yang ada. HyperMotion diklaim bisa mengeksekusi hal tersebut.

fifa 22
Fitur HyperMotion FIFA 22 akan tersedia hanya untuk versi PS5, Xbox Series, dan Google Stadia.

Berita buruknya untuk gamer PC? EA Sports dengan terbuka menegaskan bahwa fitur next-gen ini hanya akan tersedia untuk versi Playstation 5, Xbox Series, dan Google Stadia. EA sendiri tidak memberkan komentar apapun mengapa versi PC, lagi-lagi, harus mendapatkan versi last-gen yang walaupun memiliki mode permainan lengkap, tidak mendapatkan fitur HyperMotion itu sendiri. Sementara versi Switch? Seperti biasa, tetap dihujani versi “Legacy Edition”.

FIFA 22 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 1 Oktober 2021  mendatang untuk Playstation 4, Playstation 5, Xbox One, Xbox Series, Google Stadia, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda? Kecewa dengan berita yang satu ini?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…