Libatkan Pemerintah Singapura, Ubisoft Harus Selesaikan Skull & Bones?

Reading time:
July 22, 2021
skull n bones1

Apa yang sebenarnya terjadi di belakang layar Skull & Bones? Game yang di awal hendak memperluas mekanik pertempuran kapal Assassin’s Creed fantastis tersebut tak kunjung dirilis terlepas dari usia pengembangan game yang sudah memasuki 8 tahun. Beragam laporan investigatif dari situs gaming besar menyoroti beberapa aspek, dari kepemimpinan yang buruk hingga konsep yang terus-menerus berubah. Walaupun demikian, Ubisoft tampak enggan membuang game ini begitu saja dan bergerak ke judul yang lain. Laporan dari Kotaku memberikan sedikit alasan di balik keputusan ini.

Berdasarkan laporan terbaru dari Kotaku, Ubisoft ternyata punya “tanggung jawab” tersendiri kepada pemerintah Singapura terkait Skull & Bones. Mengingat Ubisoft Singapura memang bertanggung jawab untuk proyek ini, pemerintah Singapura kabarnya memberikan subsidi yang terhitung “dermawan” untuknya.

skull n bones
Pemerintah Singapura kabarnya memberikan subsidi dermawan untuk Ubisoft Singapura untuk proyek Skull & Bones.

 

Sebagai timbal baliknya? Ubisoft harus memperkerjakan warga Singapura dengan kuota tertentu serta merilis sebuah judul game original darinya dalam beberapa tahun ke depan. Laporan yang sama juga bercerita soal beda gaji cukup signifikan antara pekerja Singapura dan asing yang menangani proyek yang sama. Skull & Bones juga diyakini sudah menghabiskan total biaya pengembangan sebesar USD 120 juta tanpa memperlihatkan tanda-tanda rampung.

Ubisoft sendiri masih belum memberikan komentar apapun terkait laporan teranyar Kotaku ini, dengan Skull & Bones sendiri yang jadwal rilisnya masih terhitung misterius. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang masih menantikan game ini?

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…