Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Reading time:
November 15, 2021
PULSE 3D Wireless headset midnight black jagatplay 32

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan Playstation 5 mereka, jawaban dari pertanyaan begitu pelik tersebut tidak lagi terbatas hanya pada peningkatan performa saja. Bahwa ia tidak lagi sebatas pada peningkatan resolusi, tekstur visual lebih tajam, dan grafis yang kian mendekati dunia nyata. Bagi Sony, ini adalah kesempatan untuk menawarkan pengalaman lebih imersif lewat implementasi teknologi yang lain. Dua di antaranya? Tentu saja sang kontroler – DualSense yang fantastis lewat Haptic Feedback dan Adaptive Trigger-nya dan PULSE 3D Audio yang langsung jadi peripheral yang ditawarkan di hari pertama. Untuk yang terakhir ini, ia didesain untuk memfasilitasi teknologi baru Playstation 5 – 3D Audio.

Maka seperti namanya, yang bahkan datang dengan jargonnya sendiri – Tempest Tech Audio, Sony hendak menjadikan audio sebagai salah satu sumber pengalaman bermain yang lebih imersif. Setelah disambut dengan rilis headset PULSE 3D Audio wireless sejak hari pertama rilis, Sony kini menawarkan varian warna baru berwarna hitam legam seperti varian DualSense sebelumnya – Midnight Black yang akhirnya tiba di tangan kami. Tentu saja, kehadirannya menjawab rasa penasaran yang besar soal seberapa signifikan audio yang ia hasilkan dan seberapa ia berpengaruh pada pengalaman bermain yang ada.

Lantas, seperti apa performa yang ditawarkan oleh PULSE 3D Wireless ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai perangkat yang tak sulit menawarkan sensasi tiga dimensi ke dalam telinga Anda? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Desain dan Fitur

PULSE 3D Wireless headset midnight black jagatplay 26
Ia hadir hitam legam tanpa banyak sisi kosmetik. Ini membuatnya terlihat elegan.

Nyaris terlalu sederhana sepertinya adalah kata yang akan kami pilih untuk menjelaskan total tema desain PULSE 3D Wireless Headset dari Sony ini, terutama untuk varian Midnight Black yang kini membuat keseluruhan warnanya hadir hitam legam. Apa pasal? Karena tak seperti kebanyakan headset gaming, terutama untuk pasar PC yang begitu menjual logo besar dan RGB, PULSE 3D  hadir sederhana. Tidak ada lampu kelap-kelip ketika Anda menyalakannya, hanya sebuah LED kecil sebagai indikator informasi. Sejujurnya desain seperti ini justru membuat PULSE 3D terasa misterius dan elegan di saat yang sama. Setidaknya tidak akan ada banyak mata yang memandang Anda “lebay” jika Anda memutuskan untuk menggunakannya di luar ruangan misalnya.

Bentuk sederhana ini sayangnya juga datang dengan material yang memang membuat beratnya lebih bisa ditoleransi untuk penggunaan yang lama, namun mau tidak mau, membuatnya terasa ringkih pada saat Anda angkat dan kenakan di kepala. Yang paling menyebalkan adalah segudang tombol yang tersedia di bagian sisi kiri Anda. Tentu saja bukan karena fungsi instan yang ia usung, tetapi karena bentuk dan ukuran setiap tombol yang sebegitu kecilnya, hingga mustahil Anda bisa menebak dan menerka apa yang sedang Anda tekan dengan hanya rabaan saja. Seberapa kecil? Sekecil hingga kami harus mencari dan memerhatikan mana tombol power wireless headset ini setiap kali hendak kami kenakan atau lepas.

PULSE 3D Wireless headset midnight black jagatplay 39
Material yang ia usung memang membuatnya terasa dan terlihat ringkih. Namun material seperti ini menjamin bobot ringan dan kenyamanan untuk penggunaan yang lama.
PULSE 3D Wireless headset midnight black jagatplay 20
Tombol super kecil yang menyebalkan.

Setidaknya dari sisi kenyamanan, desain dan material yang ia tawarkan membuat proses untuk mengenakannya dalam waktu yang lama, baik untuk gaming ataupun proses streaming, menjadi jauh lebih bisa ditoleransi. Material seperti ini membuatnya terasa ringan dengan kedua sisi cup yang tidak akan terasa menekan dan mencengkeram, yang di beberapa headset lain, bisa membuat telinga Anda cepat panas dan berkeringat. Ini tentu saja menjadi kompromi yang akan kami terima dengan tangan terbuka. Apalagi untuk gamer dengan ukuran kepala besar seperti kami, ia juga terasa cukup untuk memfasiltasi hal tersebut walaupun ada sedikit bagian kecil daun telinga yang tidak tertutupi.

Salah satu bagian terbaik dari PULSE 3D Wireless Headset – Midnight Black ini adalah paket penjualan yang ia usung. Walaupun jelas ia menargetkan Playstation sebagai “rumah utama”, Sony sepertinya memahami bahwa  ada kemungkinan ia juga dimanfaatkan untuk peripheral yang lain. Selain dongle alias “Wireless Adaptor” yang bisa dipakai langsung di PC via proses  plug and play, ia juga menyediakan kabel 3.5-mm jack untuk Anda yang hendak menggunakannya di perangkat mobile, misalnya.

Sayangnya, Sony tidak berbagi banyak informasi soal spesifikasi teknis yang diusung oleh headset ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…