Review Marvel’s Guardians of the Galaxy: Ternyata Super Keren!

Reading time:
November 4, 2021
guardians of galaxy jagatplay 1

Apa yang seharusnya dilakukan sebuah trailer video game pada saat ia dilepas ke pasaran? Selain untuk membangun hype, ia harus berusaha sebaik mungkin memancarkan daya tarik dan kira-kira, pengalaman seperti apa yang bisa kita antisipasi darinya. Trailer juga biasanya diikuti dengan dibukanya masa pre-order untuk mendorong penjualan. Namun percaya atau tidak, ada beberapa kasus dimana hal yang sebaliknya justru terjadi. Bahwa alih-alih membangun hype, trailer yang dilepas oleh sang developer atau publisher justru “mematikan” ketertarikan yang ada. Ia bisa terjadi karena trailer tersebut terasa hambar, generic, atau benar-benar buruk. Hal inilah yang terjadi dengan game terbaru darI Eidos Montreal dan Square Enix – Marvel’s Guardians of the Galaxy.

Anda bisa bertanya kepada gamer manapun yang menonton trailer perdana Guardians of the Galaxy, apakah ia berhasil “menjual” game ini? Maka kami yakin sebagian besar gamer akan menjawab tidak.

Karena memang harus diakui, trailer gameplay perdana tersebut berujung kontra-produktif. Ia terlihat hambar, sisi action terasa kaku, desain musuh berbentuk agar-agar yang sama sekali tak mengancam, minim bocoran narasi, hingga tak banyak penjelasan detail dibagi. Digabung dengan trauma game Marvel milik Square Enix yang lain – Marvel’s Avengers yang masih berada dalam “kubang lumpur” saat ini, proyek ini justru mengundang lebih banyak kekhawatiran. Oleh karena tak heran jika kami justru berujung terkejut ketika mencicipi versi finalnya. Mengapa? Karena ia berujung jauh lebih keren daripada apa yang kami bayangkan dimana sang trailer gagal untuk menangkap pesona yang ia usung.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Marvel’s Guardians of the Galaxy (GOTG) ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang ternyata super keren? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

guardians of galaxy jagatplay 13
Tenang, ini bukan origin story. Anda akan berperan sebagai tim GOTG yang sudah berbagi banyak petualangan epik.

Marvel’s Guardians of the Galaxy (GOTG) yang diracik oleh Eidos Montreal ini untungnya bukanlah sebuah origin story. Sejak awal permainan, Anda sudah bertemu dengan sang kelompok penjelajah luar angkasa “lengkap” yang berisikan Star-Lord, Rocket, Groot, Gamora, dan Drax. Lewat beragam diskusi yang tersebar di sepanjang cerita, jelas pulalah bahwa kelompok ini juga sudah berbagi sejarah dan petualangan sebelum titik cerita Anda di game ini, dimulai.

Dalam usaha untuk mengumpulkan sejumlah uang, GOTG punya ide super cemerlang untuk menangkap monster selangka yang mereka bisa di sebuah daerah terlarang bernama Quarantine Zone. Idenya adalah menjual monster tersebut ke Lady Hellbender, seorang ratu monster yang memang tak berkeberatan untuk menggelontorkan sejumlah uang untuk monster unik apapun. Seperti yang bisa diprediksi, mereka gagal. Alih-alih menangkap monster yang keren, tim justru berujung mendapatkan seekor Llama berkecepatan tinggi dan tak sengaja menyentuh sebuah batu misterius berisikan kekuatan gelap yang tak sult, menghabisi apapun yang ia lewati. Untungnya, GOTG berhasil kabur dari ancaman ini.

guardians of galaxy jagatplay 61
Dari usaha mencari “sesuap nasi” dengan menipu Lady Hellbender.
guardians of galaxy jagatplay 101
Hingga terperangkap dalam kisah infiltrasi sekte agama baru yang mulai mencuci pikiran sebagian besar galaksi.

Dengan usaha untuk terus mencari uang yang berlanjut, seperti yang bisa diprediksi, GOTG justru terperangkap dalam sebuah masalah yang lebih besar. Mereka menjadi saksi dari proses invasi dan infiltrasi dari sebuah sekte agama sesat ke hampir semua sudut galaksi. Bahwa mereka yang “tersentuh” oleh agama baru ini akan berubah menjadi pengikut fanatik yang tak berkeberatan untuk mengorbankan jiwa dan raga mereka. Sebagai gantinya? Mereka dijanjikan kesempatan untuk hidup kembali bersama dengan orang-orang tersayang mereka yang sudah meninggal lebih dulu. Mengingat sekte ini juga melibatkan orang-orang yang ia cintai, Star-Lord mau tidak mau, harus ikut bertindak.

guardians of galaxy jagatplay 104
Mampukah GOTG membalikkan keadaan?

Lantas, mampukah GOTG mendapatkan uang yang mereka cari untuk bertahan hidup? Mampukah mereka mengatasi ancaman sekte agama sesat yang super masif ini? Siapa pula pihak yang bertanggung jawab di belakangnya? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda dapatkan dengan memainkan Marvel’s Guardians of the Galaxy ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…