COD: Vanguard Jadi Rilis COD Paling Tak Laku Selama 14 Tahun Terakhir di Inggris?

Reading time:
November 17, 2021
call of duty vanguard jagatplay 1 1

Bersikukuh untuk melepas sebuah game dalam skema tahunan memang bukan pekerjaan mudah. Selain harus memastikan setiap seri ini bisa menawarkan sesuatu yang istimewa untuk dilirik, sang publisher juga harus memastikan bahwa mereka memiliki cukup resource tenaga kerja dan studio untuk menanganinya. Bahkan beberapa game di masa lalu yang sempat menempuh strategi seperti ini juga banyak yang berujung menyerah, seperti Assassin’s Creed ataupun Battlefield. Hanya Call of Duty dan sistem tiga developer-nya yang masih secara konsisten terjun ke dalam skema ini. Namun sayangnya, seri tahun ini harus berujung jadi berita buruk.

Setelah mendapatkan kritik dari banyak pihak, terutama soal konten dan desain yang ditawarkan untuk seri tahun ini – COD: Vanguard, situasi ini juga ternyata terwakili oleh penjualan yang ada, setidaknya di Inggris.

call of duty vanguard jagatplay 105
Turun 40% dari seri COD tahun lalu, Vanguard juga disebut-sebut sebagai rilis COD paling tak laku di Inggris selama 14 tahun terakhir.

Data penjualan yang dilepas Gamesindustry.biz menyebut bahwa total penjualan COD: Vanguard turun sekitar 40% dibandingkan seri COD tahun lalu. Tidak hanya itu saja, ia juga digadang sebagai rilis seri COD paling tak laku di Inggris selama 14 tahun terakhir, bahkan berada di bawah COD: Ghosts ataupun COD: Infinite Warfare. Walaupun demikian, ia tetap memegang posisi sebagai posisi kedua rilis game tersukses di Inggris tahun 2021 ini, di bawah FIFA 22.

Activision juga disebut-sebut sudah merencanakan minggu Free Trial multiplayer untuk COD: Vanguard terlepas dari usia rilis yang terhitung masih muda, memperkuat dugaan tidak laku ini. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang membeli seri ini?

Source: GamesIndustry.biz via VGC

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…