Induk Perusahaan THQ Nordic Berencana Beli 37 Studio Dev. Dalam 12 Bulan

Reading time:
November 17, 2021
embracer group

Gila adalah kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang sudah dilakukan Embracer Group selama beberapa tahun terakhir ini. Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, Embracer Group merupakan perusahaan induk yang membawahi publisher raksasa lain seperti THQ Nordic, Deep Silver, Saber Interactive, Koch Media, dan banyak lainnya. Mereka adalah tim yang dikenal gemar sekali berbelanja developer, terutama studio-studio skala kecil yang sempat menunjukkan taringnya lewat satu atau dua game yang berujung sukses. Sudah berbelanja puluhan studio, mereka tampaknya tak akan berhenti.

Dalam laporan finansial teranyar mereka, Embracer Group datang dengan sebuah ambisi yang mencenangkan, namun tidak mengejutkan sama sekali. Benar sekali, mereka berencana untuk melanjutkan aksi belanja studio mereka dalam 12 bulan ke depan. Embracer Group berencana untuk mengakuisisi setidaknya 37 buah studio dalam kurun waktu tesebut, dengan beberapa di antaranya sudah memasuki tahap dialog dan proses aktif. Angka 37 studio ini sejalan dengan proses akuisisi yang sudah mereka lakukan dalam 12 bulan terakhir juga, dimana studio seperti 3D Reamls, Aspyr Meda, Gearbox, hingga Zen Studios kini resmi berdiri di bawah bendera mereka.

thq nordic
Embracer ingin membeli 37 buah studio dev. dalam 12 bulan ke depan.

Namun sayangnya mereka tidak membicarakan lebih banyak detail apakah dari ke-37 buah studio yang jadi target mereka tersebut, ada atau tidak studio dengan nama besar di dalamnya. Bagaimana menurut Anda? Ada prediksi kira-kira studio mana yang akan berakhir mereka beli?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…